Diberikan Tembakan, Pemain Sabung Ayam Koca-kacir

Rabu 30-08-2017,15:28 WIB
Reporter : Curup Ekspress
Editor : Curup Ekspress

CURUP, CE - Jajaran Polsek Padang Ulak Tanding (PUT) melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Desa Jabi Kecamatan Sindang Beliti Ulu. Menariknya dalam proses penggrebekan tersebut, pihak kepolisian harus memberikan tembakan peringatan ke udara sehingga membuat kocar-kacir para pemain sabung ayam tersebut.

"Iya benar senin kemarin, kita melaksanakan penggerebekan terhadap arena judi sabung ayam," ujar Kapolres Rejang Lebong AKBP Napitupulu Yogi Yusuf SH SIK melalui Kapolsek PUT Iptu Jarkoni SH usai melakukan penggrebekan sabung ayam pada Senin (28/8) kemarin sekira pukul 15.00 WIB.

Menurutnya, judi sabung ayam tersebut akhir-akhir ini kembali meresahkan masyarakat sehingga berdasarkan dari informasi yang diterima lokasi ini sering dijadikan sebagai arena sabung ayam dan saat sampai ke lokasi bahwa informasi tersebut benar adanya.

"Dari informasi yang kita terima bahwa lokasi ini sering dijadikan sebagai arena judi sabung ayam sehingga kita lakukan pembongkaran," sampainya.

Lebih jauh dikatakan bahwa lokasi tersebut harus ditempuh hingga memakan waktu kurang lebih 30 menit karena kendaraan roda empat tidak akan bisa ke lokasi karena lokasi jalan yang sempit. Namun belum sampai di lokasi para pemain judi sabung ayam tersebut sudah berlarian sehingga dilakukan pengejaran dan diberikan tembakan peringatan keudara.

"Diduga penggerebekan sudah bocor, maka pemain sudah berlarian bahkan sudah kami berikan tembakan peringatan," katanya.  Sementara itu sesampainya di lokasi, aparat tidak menemukan satupun pemain yang masih tinggal di lokasi dan sudah berlarian terlebih dahulu. Kemudian melihat masih adanya gelanggang sabung ayam tersebut,

Kapolsek beserta personil lainnya langsung membongkar gelanggang tersebut dan membakar lokasi tersebut agar tidak bisa digunakan kembali.   "Kami sudah bongkar dan bakar lokasi tersebut agar tidak digunakan lagi," tandasnya. (CE5)

Tags :
Kategori :

Terkait