Polres Kepahiang Luncurkan Ojek Kamtibmas, Strategi Baru Jaga Keamanan Masyarakat
Polres Kepahiang Luncurkan Ojek Kamtibmas, Strategi Baru Jaga Keamanan Masyarakat-Ist-
IST
Polres Kepahiang luncurkan program Ojek Kamtibmas pada Rabu, 1 April 2026.
CURUPEKSPRESS.COM - Polres Kepahiang resmi meluncurkan program Ojek Kamtibmas pada Rabu, 1 April 2026, sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kepahiang, Yuriko Fernanda, dan dilaksanakan di kawasan Terminal Pasar Kepahiang.
Program ini menjadi salah satu inovasi kepolisian dalam membangun sinergi dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek yang memiliki mobilitas tinggi dan bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari warga.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa pelibatan pengemudi ojek sebagai mitra kepolisian bukan tanpa alasan. Profesi ini dinilai strategis karena para pengemudi berada di berbagai titik keramaian dan permukiman, serta memiliki akses informasi yang luas di lapangan.
Dengan demikian, mereka dapat berperan sebagai perpanjangan tangan kepolisian dalam memberikan informasi secara cepat apabila terjadi potensi gangguan keamanan.
Program Ojek Kamtibmas sendiri sejalan dengan konsep pemolisian masyarakat (community policing) yang telah lama diterapkan di berbagai daerah di Indonesia. Konsep ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Berdasarkan prinsip tersebut, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan juga seluruh elemen masyarakat.
Dengan adanya partisipasi warga, deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas dapat dilakukan secara lebih efektif.
Kapolres juga menyampaikan bahwa keberadaan Ojek Kamtibmas diharapkan mampu memberikan dampak positif, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ketertiban berlalu lintas. Hal ini penting mengingat angka pelanggaran lalu lintas di berbagai daerah masih cukup tinggi, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Oleh karena itu, para pengemudi ojek diimbau untuk menjadi pelopor keselamatan dengan mematuhi aturan lalu lintas serta memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.
Selain itu, dalam kegiatan peluncuran tersebut, pihak kepolisian turut memberikan sosialisasi terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan keselamatan di jalan raya. Materi yang disampaikan meliputi tata cara berkendara yang aman, pentingnya penggunaan helm, serta kewaspadaan terhadap tindak kriminal seperti pencurian dan penipuan. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para pengemudi ojek, sehingga mereka dapat menjalankan perannya secara optimal.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari para pengemudi ojek yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menyambut baik inisiatif kepolisian karena merasa dilibatkan secara langsung dalam menjaga keamanan lingkungan. Partisipasi ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta komunikasi yang lebih efektif dan responsif terhadap berbagai permasalahan di lapangan.
Sumber: