Pengawasan Perbatasan Mulai Kendor

Pengawasan Perbatasan Mulai Kendor

LEBONG, CE - Pengawasan perbatasan atau pintu masuk ke Kabupaten Lebong saat ini dinilai cenderung kendor dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya. Menyikapi hal tersebut, diakui Wakil Ketua 2 Satgas Gugus Tugas Covid-19 AKBP Ichsan Nur SIK bahwa hal tersebut karena terjadi kendala seperti honor petugas piket yang tidak lancar pembiayaannya. Oleh karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rapat bersama Ketua Satgas berkaitan dengan itu.
"Yang jelas sesuai dengan perintah ketua satgas Covid19, posko tetap dipertahankan karena ini penting," sampainya.
Dijelaskannya bahwa, kendala teknis yang berjalan sekarang wajar saja sudah tiga bulan, psikologis, segi fisik tanpa didukung yang sudah menjadi hak mereka yakni honor, BBM dan vitamin, ini kalau tidak didukung mungkin mereka ada diposko tapi bisa dikatakan untuk melakukan protokol covid19 mungkin malas-malasan.
"Kalau memang nanti anggaran tidak bisa keluar, tidak mungkin petugas kerja 24 jam tanpa honor, mungkin kita hentikan sementara kita hentikan tetapi tergantung ketua satgas Covid19 yang memutuskan," ungkapnya.
Kemudian dirinya mengatakan bahwa, terkait dengan monivasi kerja dilapangan poskonya ada petugasnya ada untuk efektip mereka melakukan kerja sesuai SOP Covid19 terutama anggota dari dinas kesehatan (Dinkes) yang menscreening orang yang masuk aman dari Covid19 petugas dari kesehatan. Sedangkan TNI, Polri dan satpol-PP sifatnya hanya menghentikan, memeriksa dan mengarahkan orang yang masuk ke Lebong.
"Dalam satu dua hari ini insyaallah ada solusinya, sehingga rekan-rekan yang menjaga posko semangat lagi dan bisa menjalankan protokol Covid19 lebih ketat lagi," tandasnya. (CE4)

Sumber: