Tumbuh di Pekarangan, Patikan Kebo Menyimpan Manfaat Tak Terduga

 Tumbuh di Pekarangan, Patikan Kebo Menyimpan Manfaat Tak Terduga

Patikan kebo-dok/ce-

CURUPEKSPRESS.COM - Patikan kebo sering kali dipandang sebelah mata dan dianggap sebagai tanaman liar yang tidak memiliki nilai guna. Padahal, di balik tampilannya yang sederhana, tanaman ini menyimpan berbagai khasiat alami yang telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Sayangnya, manfaat patikan kebo masih jarang diketahui dan kerap diabaikan, meskipun tanaman ini tumbuh dengan mudah di sekitar pekarangan rumah, kebun, maupun lahan terbuka.

Dalam dunia pengobatan tradisional, patikan kebo dikenal sebagai salah satu tanaman herbal yang berperan dalam membantu menjaga kesehatan tubuh secara alami. Kandungan senyawa aktif di dalamnya dipercaya memiliki berbagai kegunaan, mulai dari meredakan gangguan pernapasan hingga membantu mengatasi masalah pencernaan dan infeksi kulit. Khasiatnya yang beragam menjadikan patikan kebo sebagai tanaman herbal sederhana namun berpotensi besar.

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan pengobatan berbasis bahan alami, patikan kebo mulai kembali dilirik sebagai alternatif herbal yang mudah dijangkau. Mengutip buku Grow Your Own Medical Plant : Panduan Praktis Menanam 51 Tanaman Obat Populer di Pekarangan (2024) karya Cahyo Saparinto dan Rini Susiana, patikan kebo diketahui memiliki manfaat untuk membantu mengatasi radang tenggorokan, bronkitis, dan asma, mengobati disentri, radang perut, serta diare, meredakan gangguan kulit seperti gatal-gatal dan panu, membantu mengurangi eksim, berkhasiat sebagai obat batuk, serta membantu melancarkan buang air kecil.

BACA JUGA:Konflik Agraria di Kawasan Hutan, Ini Langkah Konkret ATR/BPN

BACA JUGA:Agar Tanah Warisan Aman Secara Hukum, Ini Cara Balik Nama Sertipikat

Berikut ini beberapa manfaat patikan kebo yang penting untuk diketahui :

1. Membantu Meredakan Gangguan Pernapasan

Patikan kebo dikenal efektif membantu meringankan berbagai gangguan pernapasan, seperti asma, bronkitis, batuk, hingga hay fever akibat alergi. Kandungan senyawa antiinflamasi dan bronkodilator di dalamnya bekerja dengan membantu membuka saluran napas yang menyempit. Dengan demikian, pernapasan menjadi lebih lega, terutama bagi penderita gangguan pernapasan kronis.

2. Mengurangi Peradangan pada Saluran Napas

Kandungan flavonoid dan etanol dalam patikan kebo memiliki sifat antiradang yang berperan penting dalam menekan peradangan pada saluran pernapasan. Efek ini membantu mengurangi gejala seperti sesak napas, nyeri dada, serta iritasi yang disebabkan oleh infeksi maupun reaksi alergi.

3. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Dalam pengobatan tradisional, patikan kebo telah lama digunakan untuk membantu mengatasi diare, disentri, serta infeksi parasit pada usus. Sifat antibakteri dan antispasmodiknya membantu menenangkan otot-otot usus, sehingga frekuensi buang air besar berlebihan dapat berkurang.

BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas Pelayanan, ATR/BPN Susun Program Pelatihan SDM Berkelanjutan

BACA JUGA:Mengenal Blue Matcha, Minuman Kekinian Bebas Kafein yang Menenangkan

Sumber: