Inilah Jenis Pohon yang Tidak Disarankan Ditanam Dekat Rumah, Termasuk Rambutan
Pohon rambutan -Sc tiktok-
CURUPEKSPRESS.COM - Memiliki pepohonan di sekitar rumah sering kali dianggap sebagai hal yang menguntungkan. Selain memperindah lingkungan, tanaman juga memberikan keteduhan, udara yang lebih sejuk, serta manfaat ekologis lainnya. Salah satu tanaman yang kerap dijumpai di pekarangan rumah adalah pohon rambutan. Pohon buah ini memang menggoda karena menghasilkan buah yang manis dan menyegarkan. Namun, di balik manfaat tersebut, terdapat potensi risiko yang perlu diperhatikan, terutama jika pohon rambutan ditanam terlalu dekat dengan bangunan rumah.
Tidak banyak orang menyadari bahwa beberapa jenis pohon, termasuk rambutan, dapat berdampak pada kekuatan struktur bangunan. Hal ini terutama berkaitan dengan sistem perakaran yang berkembang di dalam tanah. Pertanyaannya, benarkah pohon rambutan dapat merusak fondasi rumah dalam jangka panjang ?
Secara ilmiah, pohon rambutan memiliki sistem akar serabut yang berfungsi menyerap air dan unsur hara dari tanah. Akar serabut ini dapat tumbuh menyebar dan berkembang cukup agresif, terutama pada tanah yang lembap. Dalam kondisi tertentu, akar dapat merambat ke celah-celah tanah di sekitar fondasi rumah.
BACA JUGA:Jangan Asal Masak ! Ini Alasan Bubur Sumsum Sering Bau Tepung
BACA JUGA:Tips Merawat Yamaha NMax Saat Musim Hujan
Jika pertumbuhan akar dibiarkan tanpa pengawasan, dampak yang muncul tidak bisa dianggap sepele. Akar rambutan dapat menyebabkan retakan pada dinding, melemahkan fondasi, hingga mengganggu saluran air dan pipa bawah tanah. Risiko ini akan semakin besar apabila pohon tumbuh besar dan berumur puluhan tahun tanpa perawatan yang tepat.
Selain pohon rambutan, terdapat sejumlah jenis tanaman lain yang juga dikenal memiliki sistem perakaran agresif dan berpotensi merusak struktur bangunan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali jenis pohon yang sebaiknya tidak ditanam terlalu dekat dengan rumah.
1. Poplar
Pohon poplar dikenal memiliki sistem akar yang sangat luas dan kuat. Sebaran akarnya bahkan dapat mencapai dua hingga tiga kali tinggi pohonnya. Akar yang agresif ini sering kali menyusup ke celah fondasi untuk mencari air, sehingga memicu pergeseran tanah dan retakan pada bangunan.
2. Willow
Willow memiliki akar yang tumbuh cepat dan sangat menyukai area yang lembap. Jika ditanam di dekat rumah, akarnya dapat merusak fondasi serta mengganggu saluran air bawah tanah. Oleh sebab itu, pohon willow lebih aman ditanam di area terbuka yang jauh dari bangunan.
BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas Pelayanan, ATR/BPN Susun Program Pelatihan SDM Berkelanjutan
BACA JUGA: Bikin Wajah Auto Fresh ! Ini Alasan Sunscreen Tone Up Jadi Favorit Banyak Perempuan
3. Oak
Sumber: