Tips Memilih Matcha Berkualitas dari Ahli agar Tidak Salah Pilih
Matcha berkualitas--
CURUPEKSPRESS.COM - Minuman matcha kini semakin digemari oleh berbagai kalangan, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan pilihan minuman berbahan alami. Namun, dibalik popularitasnya, tidak semua matcha memiliki kualitas yang sama. Untuk membantu konsumen mendapatkan pengalaman terbaik saat menikmati matcha, Owner Mari matcha & Cake, Sisca, bersama Fian dari tim Research & Development (R&D) serta Marketing Mari matcha, membagikan sejumlah tips penting dalam memilih minuman matcha berkualitas.
Melansir dari rri.co.id, Sisca menegaskan bahwa kualitas bubuk matcha merupakan faktor utama yang menentukan cita rasa dan manfaat minuman tersebut. Menurutnya, salah satu cara paling mudah untuk mengenali mutu matcha adalah dengan memperhatikan warna bubuknya. Matcha yang baik umumnya memiliki warna hijau cerah dan segar, bukan hijau kusam atau kecoklatan. Warna tersebut menjadi indikator awal yang mencerminkan kesegaran daun teh serta proses pengolahan yang dilakukan.
"Matcha berkualitas biasanya berwarna hijau terang. Warna ini menandakan bahwa matcha tersebut diproses dengan baik dan masih segar," jelas Sisca. Ia menambahkan bahwa warna yang kusam bisa menjadi pertanda bahwa matcha sudah lama disimpan atau berasal dari bahan baku dengan kualitas rendah.
BACA JUGA: Jelang Ramadan, Harga Kopi di Rejang Lebong Terpantau Stabil
BACA JUGA:Bantuan Smartboard TV untuk Sekolah di Rejang Lebong Berlanjut
Selain warna, aroma dan rasa juga tidak kalah penting untuk diperhatikan. Fian menjelaskan bahwa matcha berkualitas memiliki aroma yang segar dan khas, menyerupai wangi daun teh hijau yang lembut. Dari segi rasa, matcha yang baik seharusnya terasa halus dan seimbang, tanpa rasa pahit yang terlalu tajam.
"Matcha yang bagus aromanya segar dan rasanya lebih smooth. Pahitnya tetap ada, tetapi tidak menusuk dan masih nyaman di lidah," ujar Fian. Menurutnya, rasa pahit yang berlebihan justru bisa menandakan kualitas matcha yang kurang baik atau kesalahan dalam proses penyajian.
Fian juga menekankan bahwa takaran dan teknik penyeduhan memegang peranan penting dalam menghasilkan minuman matcha yang nikmat. Penggunaan bubuk matcha yang terlalu banyak atau air dengan suhu yang tidak tepat dapat merusak keseimbangan rasa. Ia menyarankan agar konsumen mengikuti takaran yang dianjurkan serta memperhatikan suhu air saat menyeduh.
"Takaran dan cara penyajian sangat mempengaruhi rasa akhir. Jika takarannya berlebihan atau diseduh dengan cara yang kurang tepat, matcha bisa terasa terlalu pahit atau malah hambar," ungkapnya. Oleh karena itu, pemahaman dasar mengenai cara penyajian matcha menjadi hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi konsumen yang ingin menikmati matcha secara optimal.
Di sisi lain, Sisca mengingatkan pentingnya memilih produk matcha dari tempat yang terpercaya. Menurutnya, kredibilitas penyedia matcha berkaitan erat dengan kualitas bahan baku, kebersihan proses, serta konsistensi rasa. Tempat yang memiliki standar produksi yang jelas umumnya lebih dapat menjamin keamanan dan kualitas produk yang disajikan.
"Memilih tempat yang sudah jelas kualitas bahan dan prosesnya sangat penting. Dengan begitu, rasa dan manfaat matcha bisa didapatkan secara maksimal," kata Sisca. Ia juga menekankan bahwa kepercayaan terhadap penyedia minuman menjadi salah satu kunci untuk menikmati matcha dengan aman dan nyaman.
BACA JUGA: Satresnarkoba Polres Rejang Lebong Bongkar Kebun Ganja Mini di Dalam Rumah
BACA JUGA: K3 Tak Sekadar Cegah Kecelakaan Kerja, Ini Penjelasan Menaker Yassierli
Baik Sisca maupun Fian sepakat bahwa matcha bukan sekadar minuman tren, melainkan bagian dari gaya hidup modern yang mengedepankan keseimbangan antara rasa dan manfaat kesehatan. Dengan pemilihan matcha yang tepat, konsumen tidak hanya memperoleh minuman yang lezat, tetapi juga pengalaman minum yang lebih menyenangkan dan bernilai.
Sumber: