Info MotoGP, Pecco Bagnaia beri Sinyal ke Tim Pabrikan
Info MotoGP, Pecco Bagnaia beri Sinyal ke Tim Pabrikan--
CURUPEKSPRESS.COM - Info bursa transfer MotoGP menuju 2027 bergerak liar seiring diberlakukannya regulasi baru, namun di tengah pusaran rumor dan spekulasi, satu nama besar justru berdiri di persimpangan paling menentukan: Francesco Bagnaia. Marc Marquez menjadi satu-satunya pembalap papan atas MotoGP yang diperkirakan tidak akan berganti tim pada musim 2027.
Sementara itu, bursa transfer pembalap diprediksi akan bergerak sangat dinamis. Selain rumor kepindahan Pedro Acosta ke Ducati, juara dunia MotoGP 2021 Fabio Quartararo disebut-sebut akan bergabung dengan Honda musim depan. Jorge Martin dari Aprilia menggantikan Quartararo di Yamaha, sedangkan runner-up musim lalu, Alex Marquez, diyakini tengah mempertimbangkan kepindahan ke KTM.
Perubahan besar tersebut masih membuka peluang bagi Francesco Bagnaia untuk mendapatkan kursi tim pabrikan pada musim 2027, meskipun arah kariernya selanjutnya belum sepenuhnya jelas.
BACA JUGA: Suporter Inter Milan Akhirnya Minta Maaf Pasca Lempar Petasan ke Emil Audero
BACA JUGA:Hukuman Pelaku Kejahatan Ringan, Bersihkan Sekolah dan Rumah Ibadah!
Kontrak Bagnaia bersama Ducati akan berakhir pada penghujung musim ini. Secara luas diyakini bahwa tim pabrikan Ducati mungkin tidak akan mempertahankannya untuk menyusun siklus regulasi baru MotoGP 2027. Meski begitu, pembalap asal Italia itu tetap menjadi pebalap tersukses Ducati di kelas utama, sehingga peluangnya untuk tetap berada di struktur MotoGP Ducati masih terbuka.
Salah satu opsi yang memungkinkan adalah VR46 Racing Team, yang dikelola oleh mentor Bagnaia sekaligus legenda MotoGP, Valentino Rossi. Tim asal Italia tersebut akan memasuki musim 2027 dengan susunan pembalap yang sepenuhnya baru, sebuah situasi yang berpotensi membuka pintu bagi juara dunia MotoGP dua kali tersebut.
Namun, penerapan regulasi baru pada tahun 2027 akan menghapus perbedaan spesifikasi motor di antara pembalap dari pabrikan yang sama. Seluruh pengendara akan memulai musim dengan motor berkarakteristik identik, sehingga faktor tim dan pembalap menjadi semakin krusial.
Dalam wawancara dengan MotoGP, pembalap berusia 29 tahun itu mengungkapkan bahwa ia memiliki beberapa “peluang besar” untuk musim 2027, meskipun enggan memberkan detail pilihannya.
"Kami kurang lebih berada di posisi yang sama (dengan Alex Marquez). Di klasemen, ada beberapa peluang besar di depan saya, dan saya akan segera mengambil keputusan," ujar Bagnaia.
Bagnaia sendiri menjalani musim 2025 yang sulit akibat kesulitan beradaptasi dengan motor GP25 sepanjang musim. Kendati demikian, ia masih mampu meraih dua kemenangan grand prix dan dua kemenangan balapan sprint.
Dalam kondisi normal, kinerja tersebut tidak akan terlalu mempengaruhi prospek jangka panjang. Namun, dengan diperkenalkannya regulasi baru pada tahun 2027, pasar pembalap bergerak dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tim-tim pabrikan pun berusaha mempertahankan pembalapnya sejak kuartal pertama musim ini.
Ketika ditanya apakah ia merasa frustrasi karena tidak memiliki cukup waktu untuk membuktikan bahwa kinerja buruknya pada tahun 2025 hanyalah anomali, Bagnaia menjawab dengan realistis.
"Ya sudahlah. Kita hidup di dunia yang serba cepat, jadi Anda harus bergerak cepat. Jorge Lorenzo mengatakan hal yang benar, bahwa Anda akan dikenang dari balapan terakhir yang Anda jalani," ucapnya.
Sumber: