Soal OTT Bupati Rejang Lebong, Ini Beberapa Pejabat yang Dibawa ke Gedung KPK

Soal OTT Bupati Rejang Lebong, Ini Beberapa Pejabat yang Dibawa ke Gedung KPK

Penyidik KPK saat di bandara Fatmawati Bengkulu -ist-

CURUPEKSPRESS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI membenarkan telah melakukan prosedur operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari  dalam operasi senyap di Kota Bengkulu pada Senin (9/3) sore. Perihal OTT ini dibenarkan Wakil Ketua KPK RI, Fitroh Rohcahyanto.  

"Ya benar, Bupati Rejang Lebong," sampainya kepada wartawan.  

Selain Bupati Rejang Lebong yang terjaring OTT KPK RI ini, berdasarkan informasi yang beredar juga terdapat beberapa pejabat yang turut diamankan dan diperiksa secara terpisah oleh Penyidik KPK. Diantaranya Wakil Bupati Rejang Lebong, Kadis PUPR (Hary Eko Purnomo) PPK dilingkungan Pemkab (Santri Gozali) dan sebanyak 2 orang kontraktor yakni Joki Yusdianto dan Edi Manggala. 

BACA JUGA:Pulang dari Bengkulu Selatan, Bupati Rejang Lebong Terjaring OTT KPK

BACA JUGA:KPK Rilis 11 Orang Diamankan Hasil OTT Bupati Rejang Lebong, Saat Ini Sudah di Gedung Merah Putih

 Informasi diperoleh wartawan juga menyebutkan pengkapan oleh KPK RI ini dilakukan pada dua tempat terpisah. Yakni pertama dirumah pribadi Bupati Rejang Lebong di Kelurahan Sidomulyo Kota Bengkulu. Disebutkan jika dirumah pribadi Bupati ini diamankan selain Bupati dan sang isteri, juga diamankan Kadis PUPR dan pihak kontraktor beserta barang bukti sejumlah uang.

Sementara untuk Wakil Bupati diperiksa secara terpisah di Mapolres Kepahiang pada Senin malam sebelum akhirnya dibawa ke Mapolresta Bengkulu. Adapun sampai berita ini dirilis, rombongan Bupati sudah dibawa penyidik ke Gedung KPK RI di Jakarta dengan menggunakan pesawat pagi di Bandara Fatmawati Bengkulu.  

Disisi lain penangkapan Bupati Rejang Lebong oleh KPK RI ini, menuai komentar beragam dari masyarakat Rejang Lebong. Beberapa pihak mengharapkan kabar OTT ini bukanlah hal yang benar, lantaran Bupati dikenal sangat membaur bersama masyarakat dengan programnya "bantu rakyat".

BACA JUGA: 5 Kreasi Matcha Kekinian dengan Rasa Unik dan Menyegarkan

BACA JUGA: Inilah Cara Mudah Mengecek Keaslian Kacamata Anti Radiasi di Rumah

Sementara pihak lain mengharapkan jika kabar OTT ini benar adanya, agar aparat penegak hukum dalam hal ini KPK RI melakukan tracking dan evaluasi anggaran pembangunan di Rejang Lebong terutama masa kepemimpinan Bupati Fikri Thobari ini. 

 

Sumber: