Wabup Rejang Lebong Hendri Praja Dilepas usai Diperiksa KPK Dugaan Kasus Suap Proyek
Wabup Rejang Lebong Hendri Praja.-Dok/ce-
CURUPEKSPRESS.COM – Wakil Bupati Rejang Lebong, Dr. Hendri, S.STP., M.Si akhirnya dilepas oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini setelah Hendri sapaan akrab Wabup menjalani rangkaian pemeriksaan intensif selama 1x24 jam di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (11/3) subuh.
Hendri sebelumnya turut diamankan dalam rangkaian kegiatan penindakan KPK terkait dugaan korupsi proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Setelah menjalani pemeriksaan, ia diperbolehkan kembali karena tidak ditemukan cukup bukti keterlibatan dalam perkara tersebut.
Kepada awak media, Hendri menjelaskan saat proses penindakan berlangsung dirinya berada di wilayah Rejang Lebong, sementara Bupati Rejang Lebong berada di Bengkulu.
BACA JUGA:KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari dan Empat Orang Lain sebagai Tersangka
BACA JUGA:Pasca OTT, Ruangan Bupati dan Wabup Rejang Lebong Disegel KPK
“Saat itu saya berada di Rejang Lebong ketika diamankan oleh KPK, sedangkan bupati berada di Bengkulu,” ujar Hendri.
Ia juga mengaku tidak mengetahui secara pasti terkait dugaan praktik ijon proyek yang disebut-sebut terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
“Saya tidak mengetahui secara pasti terkait ijon proyek tersebut,” katanya.
Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan selama 1x24 jam serta bukti-bukti yang telah dikumpulkan tim penyidik, konstruksi perkara mengarah pada dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan 1x24 jam dan bukti-bukti yang dikumpulkan oleh tim serta hasil ekspose perkara, kami melihat konstruksi perkara korupsi ini mengarah pada suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong,” ujar Budi.
BACA JUGA:Sekda Rejang Lebong Pastikan Roda Pemerintahan Berjalan Kondusif
BACA JUGA:Soal OTT Bupati Rejang Lebong, Ini Beberapa Pejabat yang Dibawa ke Gedung KPK
Menurutnya, dugaan suap tersebut berkaitan dengan penerimaan yang diduga diterima oleh Bupati Rejang Lebong bersama sejumlah pihak rekanan.
Sumber: