Rasa cemas tentang kemungkinan sakit hati di masa depan sering kali membuat orang lebih memilih untuk menghindari komitmen.
Banyak orang di fase PDKT yang masih fokus pada pengembangan diri, karier, atau pendidikan.
Prioritas yang berbeda ini bisa menyebabkan kurangnya waktu dan energi untuk menjalin hubungan yang lebih dalam.
Ketika salah satu pihak merasa terabaikan, hubungan bisa berakhir sebelum berkembang lebih jauh.
7. Harapan yang Tidak Realistis
Seringkali, salah satu atau kedua belah pihak memiliki harapan yang terlalu tinggi tentang bagaimana hubungan seharusnya berjalan.
Harapan yang tidak realistis ini bisa menyebabkan kekecewaan dan frustrasi jika tidak terpenuhi, sehingga membuat mereka memilih untuk menghentikan hubungan sebelum terlalu dalam terlibat.
BACA JUGA:Menggali Hubungan Antara Waria dan Gay
BACA JUGA:5 Ciri Hubungan yang Sudah Tidak Sehat
8. Kebiasaan Buruk dalam Mencari Pasangan
Beberapa orang mungkin memiliki kebiasaan buruk dalam mencari pasangan, seperti tidak konsisten dalam komunikasi atau hanya berusaha mendekati tanpa niat serius.
Ini bisa membuat pihak lain merasa tidak dihargai, yang berujung pada keputusan untuk mengakhiri PDKT.