BENGKULU ,CURUPEKSPRESS.COM - Pemerintah bakal melakukan pengetatan penyaluran BBM bersubsidi. Angkutan Batu Bara dan CPO di Bengkulu, tak boleh lagi memakai BBM Bersubsidi.
"Untuk angkutan logistik dan komoditas selain Batu Bara dan CPO, masih bisa menggunakan BBM bersubsidi, tapi untuk (angkutan) Batu Bara dan CPO tidak boleh lagi," jelas Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Selanjutnya, para pemegang ijin usaha pertambangan (IUP) serta penyedia jasa angkutan untuk kedua komoditas tersebut bakal dipanggil dan kemudian diatur penerapan pengetatan untuk menghindarkan penggunaan BBM bersubsidi. Hal ini lanjut gubernur, sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian ESDM RI tentang penggunaan kendaraan bermotor untuk kegiatan pengangkutan mineral dan Batu Bara tertanggal 9 April tahun 2022. "Kita memahami bahwa negara berupaya mengontrol ketersediaan, dan penyaluran BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran. Kita di daerah tentu menyesuaikan, dengan kondisi ekonomi masyarakat, kondisi ekonomi dunia usaha," ujarnya. Sebelumnya, saat inspeksi ke beberapa SPBU di Kota Bengkulu, Menteri ESDM sempat menemukan angkutan industri perusahaan tambang, memakai BBM bersubsidi jenis solar. "BBM bersubsidi bukan untuk angkutan industri. Angkutan besar industri ini lah yang mengakibatkan berkurangnya stock untuk masyarakat yang membutuhkan BBM bersubsidi," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif yang juga menyiapkan sistem pendisiplinan bagi angkutan industri yang memakai BBM bersubsidi. Sementara, Kadis ESDM Provinsi Bengkulu Mulyani menegaskan para pemegang IUP dan jasa pengangkutan CPO di Bengkulu diminta menginventarisir kemudian menyerahkan data angkutan yang beroperasi untuk industri tersebut. "Kamis, mereka dipanggil dan diminta menyerahkan datanya," demikian Mulyani.Angkutan Ini Dilarang Pakai BBM Bersubsidi
Senin 18-07-2022,13:00 WIB
Editor : SARI APRIYANTI
Tags : #ijin usaha pertambangan (iup)
#bandar sabu lapas bengkulu
#angkutan ini dilarang pakai bbm bersubsidi
Kategori :
Terkait
Senin 18-07-2022,13:00 WIB
Angkutan Ini Dilarang Pakai BBM Bersubsidi
Terpopuler
Rabu 29-04-2026,16:17 WIB
Jangan Anggap Sepele! Ini Tanda-Tanda Hipotiroid yang Perlu Diwaspadai
Rabu 29-04-2026,18:16 WIB
Dari Pengguna hingga Pengedar, 12 Pelaku Narkoba di Rejang Lebong Berhasil Diringkus
Rabu 29-04-2026,14:17 WIB
Benarkah Air Garam Hangat Bisa Detoks Tubuh? Ini Fakta Medisnya
Rabu 29-04-2026,18:22 WIB
Kasus Kematian Akibat Penyakit idak Menular Masih Tinggi di Rejang Lebong
Rabu 29-04-2026,18:20 WIB
Jelang Idul Adha, Warga Diminta Selektif Beli Hewan Kurban
Terkini
Rabu 29-04-2026,18:22 WIB
Kasus Kematian Akibat Penyakit idak Menular Masih Tinggi di Rejang Lebong
Rabu 29-04-2026,18:20 WIB
Jelang Idul Adha, Warga Diminta Selektif Beli Hewan Kurban
Rabu 29-04-2026,18:16 WIB
Dari Pengguna hingga Pengedar, 12 Pelaku Narkoba di Rejang Lebong Berhasil Diringkus
Rabu 29-04-2026,16:17 WIB
Jangan Anggap Sepele! Ini Tanda-Tanda Hipotiroid yang Perlu Diwaspadai
Rabu 29-04-2026,14:17 WIB