Asam sitrat juga berfungsi sebagai agen pencerah alami yang ringan. Saat diaplikasikan pada rambut dan terpapar sinar matahari, asam ini membantu menguraikan pigmen melanin secara bertahap. Proses tersebut menghasilkan efek pencerahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis yang keras.
7. Memperkuat Folikel Rambut
Flavonoid dan vitamin C dalam jeruk nipis bertindak sebagai antioksidan yang melindungi folikel rambut dari kerusakan akibat radikal bebas. Perlindungan ini membantu menjaga kekuatan akar rambut, sehingga rambut menjadi lebih tahan terhadap kerusakan dan patah.
8. Mengurangi Risiko Rambut Rontok
Kerontokan rambut sering disebabkan oleh pori-pori kulit kepala yang tersumbat serta sirkulasi darah yang kurang baik. Jeruk nipis membantu membersihkan kulit kepala dari sebum dan residu produk, sekaligus merangsang peredaran darah. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan rambut dan mengurangi risiko kerontokan.
BACA JUGA:Jarang Disadari, Jenis Makanan Ini Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
BACA JUGA: Plank Setiap Hari, Apa Benar Bisa Bikin Tubuh Lebih Langsing ?
9. Menjaga Keseimbangan pH Kulit Kepala
Kulit kepala yang sehat memiliki pH sedikit asam, yakni sekitar 4,5-5,5. Jeruk nipis, jika digunakan dengan pengenceran yang tepat, dapat membantu mengembalikan dan mempertahankan keseimbangan pH tersebut, sehingga kulit kepala tidak mudah iritasi.
10. Membersihkan Residu Produk Perawatan Rambut
Penumpukan sisa produk penataan rambut dapat membuat rambut terasa berat dan kusam. Asam sitrat dalam jeruk nipis berfungsi sebagai agen pembersih mendalam yang membantu melarutkan dan mengangkat residu tersebut, sehingga rambut kembali bersih dan bervolume.
Dengan penggunaan yang tepat dan teratur, jeruk nipis dapat menjadi alternatif perawatan rambut alami yang efektif, aman, dan terjangkau. (Lola Anggraeni)