CURUPEKSPRESS.DISWAY.ID - Es teh manis merupakan salah satu minuman yang sangat akrab dalam keseharian masyarakat Indonesia. Minuman ini kerap menjadi pilihan utama untuk melepas dahaga, terutama saat cuaca panas atau setelah beraktivitas.
Rasa manis yang berpadu dengan sensasi dingin menjadikan es teh manis terasa menyegarkan dan mudah diterima oleh berbagai kalangan. Namun, di balik kesegarannya, minuman ini menyimpan kandungan kalori yang sering kali tidak disadari oleh banyak orang.
Berdasarkan informasi kesehatan yang dibahas di alodokter.com, es teh manis termasuk minuman dengan kandungan kalori yang cukup tinggi, terutama karena adanya tambahan gula. Banyak orang menganggap es teh manis sebagai minuman ringan yang aman dikonsumsi setiap hari, padahal jumlah gula di dalamnya dapat memberikan kontribusi kalori yang signifikan.
Oleh karena itu, memahami kandungan kalori es teh manis menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan pola makan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Secara umum, jumlah kalori dalam es teh manis sangat dipengaruhi oleh banyaknya gula yang ditambahkan. Semakin banyak gula yang digunakan, semakin besar pula kandungan kalorinya. Dalam satu gelas es teh manis ukuran sedang, sekitar 250 ml, dengan tambahan tiga sendok makan gula pasir, kandungan kalorinya dapat mencapai kisaran 120 hingga 150 kalori.
Angka ini tentu bukan jumlah yang kecil, terutama jika minuman tersebut dikonsumsi lebih dari satu kali dalam sehari.
BACA JUGA: Khasiat Minyak Kemiri untuk Kesehatan Rambut dan Kulit Secara Alami
BACA JUGA: Sering Diabaikan, Ini Aturan Penulisan Nama di Paspor yang Bisa Gagalkan Perjalanan
Pada ukuran gelas yang lebih besar, sekitar 350 ml, seperti yang sering disajikan di restoran atau gerai makanan cepat saji, kandungan kalorinya bisa meningkat drastis. Dengan penambahan empat hingga lima sendok makan gula, kalori dalam satu gelas es teh manis dapat mencapai 200 kalori atau bahkan lebih.
Nilai ini masih berpotensi bertambah jika es teh manis dilengkapi dengan sirup, pemanis buatan, atau topping tambahan lainnya.
Konsumsi es teh manis secara berlebihan, terutama dalam jangka panjang, dapat berdampak pada kesehatan. alodokter.com menjelaskan bahwa asupan gula yang berlebihan berisiko meningkatkan berat badan dan memicu obesitas.
Selain itu, kebiasaan mengonsumsi minuman manis juga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, gangguan jantung, serta tekanan darah tinggi. Tidak hanya berdampak pada organ dalam, gula berlebih juga dapat merusak kesehatan gigi, seperti menyebabkan pengikisan enamel dan gigi berlubang.
Meski demikian, bukan berarti es teh manis harus dihindari sepenuhnya. Minuman ini tetap dapat dinikmati selama dikonsumsi dengan bijak dan dalam jumlah yang wajar. Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatifnya. Salah satunya adalah membatasi penggunaan gula, misalnya cukup satu sendok makan saja, atau menggantinya dengan pemanis rendah kalori seperti stevia.
Selain itu, menambahkan lebih banyak air atau es batu juga dapat membantu mengurangi tingkat kemanisan tanpa menghilangkan kesegarannya.
BACA JUGA: Tips Konsumsi Mie Instan Sehat Selama Ramadhan 2026, Ini Saran Ahli Gizi