Bocoran Harga Infinix Note 60 Pro Terungkap, Ini Jadwal Rilis dan Fitur Andalannya

Kamis 12-02-2026,07:50 WIB
Reporter : Lola Anggraini
Editor : Ab Gafur

CURUPEKSPRESS.COM - Teka-teki mengenai penerus lini Note dari Infinix kian menemukan kejelasan. Berdasarkan informasi terbaru pada sejumlah laman sertifikasi resmi dan informasi yang beredar di jaringan ritel, harga serta jadwal peluncuran Infinix Note 60 Pro di Indonesia diperkirakan akan diumumkan secara resmi pada akhir Februari 2026. Kehadiran perangkat ini menjadi sorotan karena membawa sejumlah peningkatan signifikan yang dinilai mampu menggeser standar di kelasnya, mulai dari penggunaan chipset Qualcomm Snapdragon hingga dukungan fitur komunikasi satelit.

Meski Infinix Indonesia belum menyampaikan pernyataan resmi mengenai harga jualnya, sejumlah indikasi dapat dijadikan acuan. Jika merujuk pada data prapemesanan di pasar global dan pola penetapan harga seri Note generasi sebelumnya, Infinix Note 60 Pro diprediksi akan dipasarkan pada kisaran Rp4.499.000 hingga Rp5.499.000. Rentang harga tersebut kemungkinan disesuaikan dengan varian memori yang tersedia, yakni 8GB/256GB dan 12GB/256GB. Strategi ini sejalan dengan kebiasaan Infinix yang menawarkan opsi kapasitas berbeda untuk menjangkau lebih banyak segmen pengguna.

BACA JUGA: POCO F7 Ultra atau POCO F8 Ultra? Simak Perbandingan Lengkap Sebelum Membeli

BACA JUGA:Toyota Alphard Hybrid XE Jadi Varian Paling Terjangkau di IIMS 2026

Dari sisi jadwal rilis, perangkat berkode model X6878 ini telah mengantongi sertifikasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sejak Desember 2025. Sertifikasi tersebut merupakan salah satu syarat penting agar sebuah perangkat dapat dipasarkan secara resmi di Indonesia. Mengacu pada pola peluncuran Infinix sebelumnya, yang umumnya berlangsung satu hingga dua bulan setelah sertifikasi terbit, besar kemungkinan Note 60 Pro akan meluncur pada minggu ketiga atau keempat Februari 2026. Kehadirannya juga semakin diperkuat dengan tercantumnya nama perangkat ini dalam basis data SDPPI Kominfo, yang menandakan seluruh aspek teknis dan legalitas jaringan telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Indonesia sendiri kerap menjadi pasar prioritas Infinix setelah peluncuran global di kawasan Afrika. Informasi bahwa masa prapemesanan di Nigeria telah berakhir pada 8 Februari lalu semakin menguatkan dugaan bahwa Indonesia akan segera menyusul dalam waktu dekat. Pola distribusi bertahap seperti ini lazim dilakukan untuk menjaga momentum pemasaran sekaligus memastikan kesiapan stok di masing-masing negara.

Salah satu pembaruan paling mencolok pada Infinix Note 60 Pro terletak pada sektor dapur pacu. Jika generasi sebelumnya identik dengan chipset MediaTek, kali ini Infinix mengambil langkah strategis dengan mengadopsi Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 berbasis fabrikasi 4 nanometer. Penggunaan chipset ini dinilai sebagai upaya serius untuk menembus segmen kelas menengah atas (upper mid-range) yang menuntut performa lebih tinggi, efisiensi daya lebih baik, serta stabilitas dalam menjalankan aplikasi berat maupun permainan grafis intensif.

BACA JUGA: Oppo Pad 5 Resmi Dirilis, Ini Spesifikasi dan Harganya

BACA JUGA: Galaxy Z Trifold Mahal Banget? Ini 5 HP Flagship yang Lebih Worth It

Dengan arsitektur yang lebih mutakhir, perangkat ini diharapkan mampu memberikan pengalaman penggunaan yang responsif dan tahan lama. Tidak hanya mengandalkan performa, Infinix juga menyematkan fitur komunikasi satelit yang menjadi daya tarik utama. Fitur ini memungkinkan pengguna mengirimkan pesan darurat ketika berada di wilayah tanpa jangkauan sinyal seluler.

Teknologi tersebut selama ini lebih identik dengan ponsel kelas atas berharga belasan juta rupiah. Dengan menghadirkannya di segmen harga Rp4 jutaan, Infinix berpotensi memperluas akses terhadap teknologi komunikasi darurat yang sebelumnya terbatas pada perangkat premium.

Dari sisi visual, Infinix Note 60 Pro dibekali layar AMOLED beresolusi 1.5K dengan tingkat penyegaran (refresh rate) 144Hz. Kombinasi ini tidak hanya menghadirkan tampilan yang tajam dan kaya warna, tetapi juga pergerakan animasi yang lebih halus saat menjelajah media sosial, menonton video, maupun bermain gim. Pengalaman visual yang imersif tersebut semakin didukung oleh baterai berkapasitas 6.500 mAh.

BACA JUGA: Mobil Listrik Tidak Pakai Oli Mesin, Lalu Pakai Apa ?

BACA JUGA: Laris Manis Secara Global, Samsung Galaxy A16 5G Ungguli Banyak HP Android Lain

Kapasitas besar ini dipadukan dengan teknologi Battery Self-Healing yang diklaim mampu menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang, serta pengisian cepat 90W yang memungkinkan daya terisi dalam waktu relatif singkat.

Kategori :