CURUPEKSPRESS.COM - Lendir di tenggorokan dan paru-paru sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti sensasi mengganjal, batuk terus-menerus, hingga dada terasa berat. Kondisi ini sebenarnya merupakan respons alami tubuh. Mengutip informasi kesehatan yang dipublikasikan oleh alodokter.com, lendir diproduksi oleh saluran pernapasan sebagai mekanisme perlindungan untuk menangkap debu, asap rokok, serta kuman seperti virus dan bakteri agar tidak masuk lebih jauh ke dalam paru-paru.
Namun, dalam kondisi tertentu produksi lendir dapat meningkat. Paparan polusi udara, asap rokok, alergi, influenza, hingga pneumonia dapat memicu penumpukan lendir yang berlebihan. Akibatnya, tenggorokan terasa penuh, napas kurang lega, dan batuk menjadi lebih sering. Meski demikian, Anda tidak perlu panik karena ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk membantu mengatasinya.
Berikut ini beberapa cara yang dapat dicoba:
1. Memperbanyak konsumsi air putih
Asupan cairan yang cukup sangat berperan dalam mengencerkan lendir. Minum setidaknya delapan gelas air putih setiap hari membantu menjaga kelembapan saluran pernapasan sehingga dahak menjadi lebih encer dan mudah dikeluarkan melalui batuk. Ketika lendir lebih cair, proses pembersihan saluran napas berlangsung lebih efektif. Selain itu, tubuh yang terhidrasi dengan baik juga mendukung sistem imun dalam melawan infeksi.
2. Mengonsumsi minuman hangat jahe dan lemon
Minuman hangat dapat memberikan efek menenangkan pada tenggorokan. Salah satu pilihan yang dianjurkan adalah seduhan jahe yang dicampur perasan lemon. Jahe mengandung gingerol yang bersifat antiinflamasi, sedangkan lemon kaya akan vitamin C yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Kombinasi keduanya dapat membantu mengurangi peradangan, mengencerkan lendir, serta memberikan rasa lega pada saluran pernapasan. Cara membuatnya cukup mudah, yaitu dengan merebus beberapa iris jahe dalam air, kemudian setelah hangat tambahkan perasan lemon secukupnya.
3. Minum air hangat yang dicampur madu
Madu dikenal memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi alami. Mencampurkan satu hingga dua sendok teh madu ke dalam segelas air hangat dapat membantu meredakan iritasi tenggorokan sekaligus mengurangi lendir. Minuman ini juga efektif meredakan batuk ringan. Namun, perlu diingat bahwa madu tidak boleh diberikan kepada anak usia di bawah satu tahun karena berisiko menyebabkan botulisme.
4. Mandi air hangat atau menghirup uap hangat
Uap air hangat dapat membantu melegakan saluran pernapasan. Saat mandi air hangat, uap yang terhirup akan membantu mengencerkan lendir sehingga lebih mudah dikeluarkan. Metode ini juga memberikan efek relaksasi pada tubuh, terutama ketika lendir disertai gejala flu.
5. Berkumur dengan larutan air garam
Larutan air garam hangat dapat membantu meredakan peradangan di tenggorokan. Garam memiliki sifat antiseptik ringan yang dapat membantu mengurangi pertumbuhan kuman penyebab infeksi. Caranya, larutkan setengah hingga satu sendok teh garam dalam satu cangkir air hangat, lalu berkumurlah selama 30-60 detik dengan posisi kepala sedikit mendongak.
6. Menggunakan obat pengencer lendir sesuai anjuran dokter
Apabila lendir sulit dikeluarkan meski sudah mencoba berbagai cara di atas, konsultasi dengan dokter menjadi langkah yang bijak. Dokter dapat meresepkan obat ekspektoran atau mukolitik untuk membantu mengencerkan lendir. Jika produksi lendir dipicu oleh alergi, antihistamin mungkin diperlukan untuk mengurangi reaksi peradangan.