Alkohol dapat menyebabkan dehidrasi karena meningkatkan pengeluaran cairan tubuh. Padahal, asupan cairan yang cukup sangat penting untuk membantu mengeluarkan bakteri melalui urine. Selain itu, alkohol juga dapat mengganggu fungsi ginjal, sehingga proses penyaringan zat sisa menjadi kurang optimal.
7. Minuman berkafein
Kopi, teh, dan minuman bersoda mengandung kafein yang bersifat diuretik. Artinya, zat ini dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil sekaligus menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Kafein juga dapat mengiritasi kandung kemih, sehingga gejala nyeri bisa semakin terasa.
Selain menghindari makanan tersebut, para ahli kesehatan, termasuk dari lembaga seperti Kementerian Kesehatan dan berbagai organisasi medis internasional, menyarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih. Cairan yang cukup membantu membersihkan saluran kemih dan mempercepat pengeluaran bakteri dari tubuh. Pola makan seimbang yang kaya serat, vitamin, dan mineral juga berperan penting dalam memperkuat daya tahan tubuh.
Jika gejala tidak kunjung membaik, konsultasi dengan tenaga medis tetap diperlukan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.