IHT SMA Muhammadiyah, Harapkan Jadi Contoh

IHT SMA Muhammadiyah, Harapkan Jadi Contoh

CW/CE Pembukaan In House Traning di SMA Muhammadiyah 1 Rejang Lebong--

REJANG LEBONG,CURUPEKSPRESS.COM - Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 1 Rejang Lebong (RL), selama dua hari terhitung sejak Jumat (12/8) hingga Sabtu (13/8), melaksanakan kegiatan In House Traning (IHT) Kurikulum Merdeka.

Kegiatan tersebut dikuti secara antusias oleh semua guru dari sekolah tersebut, dan dibuka langsung oleh Majlis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pengurus Daerah  Muhammadiyah RL, Saiful Bahri SPd. 

"Kegiatan IHT ini merupakan, kegiatan internal kita,  artinya semuanya dari kita mulai dari  materinya  kita yang menyusun dan membuatnya, pesertanya juga dari kita (Muhmmasdiyah, red)  dan hasilnya pun untuk kita," ujar Saiful Bahri. 

Dikatakan Saiful, dari IHT tersebut dirinya mengharapkan pihak sekolah dapat memanfaatkan kesempatan tersebut agar bisa bertukar pengetahuan dengan fasilitator ataupun pendamping yang sudah ditugaskan untuk mendampingi SMA Muhammadiyah RL didalam melaksanakan program sebagai sekolah pengerak.

"Yang pastinya kami dari pihak Yayasan Muhammadiyah, sangat mengapresiasi SMA Muhammadiyah RL bisa lolos menjadi sekolah pengerak walaupun statusnya sekolah swasta dan kemungkinan satu satunya sekolah swasta tingkat SMA yang lolos jadi sekolah pengerak. Maka dari itu dengan dilaksanakan kegiatan IHT ini nantinya kami harapkan SMA Muhammadiyah bisa memberikan contoh serta pemahaman bagi sekolah - sekolah Muhammadiyah yang lainya," jelas Saiful Bahri. 

Sementara itu Kepala SMA Muhammadiyah RL, Yuniwati S Ag juga mengatakan,  dilaksakannya IHT tersebut karena pihaknya ingin mengembangkan Kurikulum Merdeka sebaik mungkin sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pihak pemerintah dan pihak Yayasan Muhammadiya sendiri. 

"Pada kesempatan ini kami ingin adanya penilaian ataupun masukan dari fasilitator supaya nantinnya kurikulum tersebut bisa dikembangkan dengan baik selama 3 tahun kedepanya," ujar Kepsek.

Dengan dilaksanakan kegiatan IHT tersebut diharapkannya,  ada penyempurnaan atas kurikulum yang sudah mereka susun sehingga nantinya siap diterapkan siswa untuk dapat disampaikan ke publik.

"Semoga dengan dilaksanakanya IHT tersebut bisa memberikan pemahaman kepada seluruh dewan guru agar mereka  mengerti mengenai penyusunan Komponen Kurikulum Opreasional Sekolah (KOS), penulisan modul pembelajaran kurikulum merdeka sampai ke projek penguatan profil pelajar Pancasila supaya terjalinya Chemistry antara guru - guru sehingga penerapan kurikulum tersebut bisa terlaksana dengan baik ," pungkasnya.

Sumber: