Kapolri Apresiasi Program Penghargaan Babinkamtibas Disway National Network

Sumber foto: disway, audensi Dahlan Iskan dan Kapolri dan jajaran.--
Desk Ketenagakerjaan Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit juga menyampaikan beberapa program Polri lainnya kepada Dahlan Iskan di antaranya pembentukan Desk Ketenagakerjaan Polri untuk membantu menangani masalah tenaga kerja di Indonesia.
"Desk Ketenagakerjaan bisa dibilang menjadi satu-satunya yang ada di instansi kepolisian di dunia," ujarnya.
Peluncuran Desk Ketenagakerjaan Polri diumumkan pada 20 Januari 2025 sekaligus sebagai inisiatif strategis dalam menyelesaikan beragam persoalan di dunia ketenagakerjaan di Indonesia.
Harapannya, Desk Ketenagakerjaan Polri menjadi solusi menyelesaikan sengketa antara perusahaan dan tenaga kerja.
Berkaitan dengan program Presiden Prabowo di bidang ketahanan pangan dan Makan Bergizi Gratis, lanjut Listyo Sigit, Polri juga ikut bergabung bersama TNI, pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
BACA JUGA:Penerimaan Polri 2023 Sudah Dibuka, Cek Syarat dan Ketentuan Pendaftaran
BACA JUGA:TNI-Polri Pastikan Penyaluran BPUM Tepat Sasaran
Bahkan, ungkap Listyo Sigit, Polri menyiapkan anggota khusus bidang peternakan, pertanian, hingga gizi.
"Jika program ketahanan pangan terwujud, program Makan Bergizi Gratis juga menjadi tepat sasaran. Ketahanan pangan meningkat akan berpengaruh terhadap harga pangan stabil dan gizi masyarakat dapat terpenuhi," ucapnya.
Beberapa program disampaikan Kapolri Jenderal Listy Sigit kepada Dahlan Iskan yang merupakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2011-2014 antara lain Program Sekolah Unggulan dengan mendirikan Sekolah Taruna Kemala Bhayangkari di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Di mana pembangunannya masih berjalan, namun rekrutmen sudah berjalan.
"Ada sekitar 11.000 calon siswa Program Sekolah Unggulan ini di bawah binaan Polri," kata Kapolri.
Polri juga tengah meningkatkan kinerja Direktorat Tindak Pidana Siber dalam mengantisipasi kejahatan di dunia siber. Polri, lanjut Listyo Sigit, harus beradaptasi dengan perkembangan dunia digital, terutama dengan perkembangan Artifisial Intelligence(AI).
Selain itu ada pula Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak dalam memberikan pendampingan dan penyelesaian kasus perempuan dan anak. (Tri Broto/Rafi Adhi Pratama)
Sumber: