Tak Selalu Aman, Ini Efek Samping Nanas bagi Kesehatan

Tak Selalu Aman, Ini Efek Samping Nanas bagi Kesehatan

buah nanas\-ilustrasi/net-

CURUPEKSPRESS.COM - Nanas merupakan salah satu buah tropis yang banyak digemari karena rasanya yang manis menyegarkan dengan sedikit sensasi asam. Buah berwarna kuning cerah ini tidak hanya nikmat dikonsumsi secara langsung, tetapi juga sering diolah menjadi jus, salad, hingga campuran berbagai hidangan. Di balik kelezatannya, nanas menyimpan beragam manfaat kesehatan berkat kandungan nutrisi yang cukup lengkap.

Nanas mengandung berbagai vitamin dan mineral penting, seperti vitamin C, vitamin B kompleks, kalium, magnesium, mangan, serta zinc. Selain itu, buah ini juga kaya antioksidan dan memiliki enzim khas bernama bromelain. Kombinasi zat gizi tersebut menjadikan nanas sebagai salah satu buah yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Sejumlah penelitian dan pendapat ahli gizi menyebutkan bahwa nanas memiliki setidaknya sembilan manfaat utama bagi kesehatan. Salah satu manfaat yang cukup menonjol adalah kemampuannya dalam membantu melawan stres oksidatif. Antioksidan dalam nanas berperan menetralisir radikal bebas, yaitu molekul tidak stabil yang dapat merusak sel dan memicu berbagai penyakit kronis jika dibiarkan menumpuk di dalam tubuh.

BACA JUGA:Inilah Manfaat Buah Anggur Jika Konsumsi Secara Teratur

BACA JUGA:Khasiat Buah Sawo Bagi Kesehatan Manusia

Selain itu, nanas dikenal baik untuk mendukung sistem pencernaan. Enzim bromelain membantu memecah protein menjadi bentuk yang lebih sederhana, sehingga lebih mudah diserap oleh usus. Kandungan seratnya juga berperan penting dalam menjaga kesehatan saluran cerna, mencegah sembelit, serta mendukung keseimbangan mikrobiota usus.

Manfaat lain yang sering dikaitkan dengan nanas adalah potensinya dalam menurunkan risiko penyakit serius, seperti kanker dan penyakit jantung. Beberapa studi menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam nanas, termasuk bromelain, dapat membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif, dua faktor yang kerap dikaitkan dengan perkembangan penyakit kronis. Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa penelitian lanjutan pada manusia masih diperlukan untuk memastikan manfaat tersebut secara lebih mendalam.

Pakar gizi Anjali Mukerjee juga menyebutkan bahwa bromelain berperan dalam menjaga kelancaran aliran darah. Enzim ini dapat membantu melebarkan pembuluh darah dan memiliki efek antikoagulan ringan, sehingga berpotensi menurunkan risiko pembekuan darah, stroke, dan serangan jantung.

BACA JUGA:Catat! Ini 3 Manfaat Buah Gambas bagi Kesehatan Tubuh Lansia, Cek Disini!

BACA JUGA:Catat! Ini 3 Manfaat Buah Pala Bagi Kesehatan Tubuh Lansia

Tak hanya itu, nanas juga sering dikaitkan dengan peningkatan daya tahan tubuh. Kandungan vitamin C yang tinggi berperan dalam mendukung fungsi sistem imun dan membantu tubuh melawan infeksi. Enzim bromelain juga diketahui dapat membantu meredakan nyeri dan pembengkakan, terutama pada kondisi peradangan seperti radang sendi atau setelah cedera ringan.

Dalam dunia kebugaran, nanas kerap dikonsumsi sebagai bagian dari program penurunan berat badan dan pemulihan setelah olahraga. Kandungan kalorinya relatif rendah, sementara seratnya dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Meski sering disebut membantu pembakaran lemak, para ahli menegaskan bahwa klaim tersebut masih memerlukan bukti ilmiah yang lebih kuat. Namun demikian, menambahkan nanas ke dalam pola makan seimbang tetap memberikan manfaat kesehatan.

Dari sisi nutrisi, satu cangkir nanas potong atau sekitar 165 gram mengandung sekitar 82,5 kalori, 2,3 gram serat, serta asupan vitamin C yang signifikan. Nanas juga menyediakan berbagai mineral yang berperan dalam metabolisme tubuh, kesehatan tulang, serta fungsi otot dan saraf.

BACA JUGA:Catat! Ini 3 Manfaat Buah Pala Bagi Kesehatan Tubuh Lansia

Sumber: