Jangan Tertipu Harga Murah! Ini Ciri Kurma Rusak yang Perlu Diketahui
Jangan Tertipu Harga Murah! Ini Ciri Kurma Rusak yang Perlu Diketahui-Ist-
CURUPEKSPRESS.COM - Kurma merupakan salah satu buah yang identik dengan bulan Ramadan. Hampir di setiap rumah, Kurma selalu hadir sebagai menu pembuka saat azan magrib berkumandang. Selain mengikuti sunah Rasulullah SAW, mengonsumsi Kurma saat berbuka juga bermanfaat untuk mengembalikan energi tubuh yang menurun setelah seharian berpuasa.
Kandungan gula alaminya yang cukup tinggi membuat kurma mampu membantu meningkatkan kadar glukosa darah secara cepat dan efektif. Di pasaran, kurma dijual dalam berbagai jenis dan kualitas, mulai dari harga yang terjangkau hingga yang tergolong premium.
Namun, tingginya permintaan saat Ramadan sering kali membuat konsumen kurang teliti dalam memilih. Padahal, tidak semua kurma yang beredar berada dalam kondisi terbaik. Mengutip informasi yang dipublikasikan oleh CNN Indonesia, penting bagi masyarakat untuk mengetahui tanda-tanda kurma yang sudah tidak layak dikonsumsi agar terhindar dari risiko gangguan kesehatan.
BACA JUGA: Kemenag Rejang Lebong Tetapkan Nominal Zakat Fitrah, Termurah Rp 30 Ribu
BACA JUGA:Telur Rebus Makanan Sederhana yang Mudah Diolah
Secara umum, kurma adalah buah yang telah melalui proses pengeringan. Proses ini bertujuan untuk mengurangi kadar air sehingga daya simpannya lebih panjang dan tidak mudah ditumbuhi mikroorganisme.
Jika disimpan dengan benar dalam wadah tertutup dan diletakkan di lemari pendingin, kurma dapat bertahan hingga enam bulan. Bahkan, penyimpanan di dalam freezer dapat memperpanjang masa simpan hingga beberapa tahun. Meski demikian, kesalahan dalam penyimpanan dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri yang menyebabkan kurma rusak.
BACA JUGA:Air Kelapa Ternyata Tidak Lebih dari Menyegarkan Dahaga
BACA JUGA:Penyebab Kanker Usus Besar, Salah Satunya Ini
Agar tidak salah memilih, berikut beberapa ciri kurma yang sudah tidak layak konsumsi:
1. Aroma berubah menjadi tidak sedap
Kurma segar umumnya memiliki aroma yang lembut dan cenderung netral. Jika tercium bau menyengat, asam, atau menyerupai alkohol, hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa kurma telah mengalami fermentasi atau pembusukan. Aroma yang tidak lazim merupakan indikator awal adanya aktivitas mikroorganisme di dalam buah.
2. Terjadi perubahan warna pada permukaan
Warna kurma yang masih baik biasanya tampak cerah sesuai dengan jenisnya, baik cokelat muda maupun cokelat tua mengilap. Apabila warna berubah menjadi terlalu gelap, kusam, atau muncul bercak-bercak pucat, konsumen perlu waspada. Dalam beberapa kasus, perubahan warna ini disertai munculnya lapisan tipis yang menandakan pertumbuhan jamur.
Sumber: