Tak Hanya Telur Ayam, Ini Alasan Telur Puyuh Cocok untuk MPASI
Tak Hanya Telur Ayam, Ini Alasan Telur Puyuh Cocok untuk MPASI--
CURUPEKSPRESS.COM - Pemenuhan gizi yang optimal sejak dini memegang peranan penting dalam mendukung tumbuh kembang bayi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan orang tua adalah memilih bahan makanan bergizi sebagai menu MPASI. Saat ini, telur puyuh semakin populer sebagai alternatif sumber protein hewani karena praktis, mudah diolah, dan kaya nutrisi. Meskipun ukurannya kecil, telur puyuh memiliki kandungan gizi yang tidak kalah dibandingkan telur ayam.
Banyak orang tua mulai memperkenalkan telur puyuh sebagai variasi menu MPASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian bayi. Namun, masih terdapat kekhawatiran mengenai keamanan konsumsi telur puyuh, terutama terkait risiko alergi dan cara pengolahan yang benar. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat mengenai manfaat serta panduan aman pemberian telur puyuh sangat diperlukan.
BACA JUGA: Jelang Ramadan, Harga Kopi di Rejang Lebong Terpantau Stabil
BACA JUGA:Bantuan Smartboard TV untuk Sekolah di Rejang Lebong Berlanjut
• Manfaat Telur Puyuh untuk Tumbuh Kembang Bayi
Melansir informasi dari alodokter.com, salah satu manfaat utama telur puyuh adalah membantu mencegah stunting. Anak membutuhkan asupan gizi lengkap setiap hari agar pertumbuhannya optimal. Telur puyuh mengandung protein, vitamin A, vitamin B12, dan zat besi yang berperan penting dalam menunjang pertumbuhan fisik serta kesehatan anak. Apabila dikombinasikan dengan lauk lain seperti ikan, daging, sayuran, dan buah, kebutuhan gizi bayi dapat terpenuhi dengan lebih seimbang.
Selain itu, telur puyuh juga berperan dalam mendukung perkembangan otak. Kandungan protein hewani di dalamnya membantu pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh, termasuk jaringan otak. Vitamin dan mineral yang terkandung dalam telur puyuh turut mendukung pembentukan hormon dan enzim yang diperlukan untuk proses belajar dan perkembangan kognitif bayi.
Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah peningkatan daya tahan tubuh. Telur puyuh mengandung antioksidan seperti selenium dan vitamin A yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan serta memperkuat sistem imun. Dengan sistem kekebalan yang baik, bayi menjadi tidak mudah sakit dan dapat beraktivitas dengan lebih optimal.
Dari sisi energi, telur puyuh mengandung kombinasi protein, lemak sehat, dan vitamin B kompleks yang berperan dalam mencukupi kebutuhan energi bayi. Asupan energi yang cukup penting agar bayi tetap aktif, responsif, dan mampu mengeksplorasi lingkungannya sesuai tahap perkembangan.
Telur puyuh juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Kandungan kalsium dan fosfor di dalamnya membantu pembentukan serta pemeliharaan kepadatan tulang dan gigi bayi. Selain itu, zat besi dan vitamin B12 berperan dalam pembentukan hemoglobin sehingga dapat membantu menurunkan risiko anemia.
BACA JUGA: K3 Tak Sekadar Cegah Kecelakaan Kerja, Ini Penjelasan Menaker Yassierli
BACA JUGA: Satresnarkoba Polres Rejang Lebong Bongkar Kebun Ganja Mini di Dalam Rumah
Pada masa MPASI, bayi mulai aktif bergerak dan rentan mengalami luka ringan. Kandungan protein, vitamin K, dan zinc dalam telur puyuh berperan dalam mempercepat regenerasi jaringan kulit serta membantu proses penyembuhan luka. Tidak hanya itu, telur puyuh juga dapat membantu mendukung kenaikan berat badan bayi secara sehat karena mengandung kalori dan lemak baik.
• Panduan Aman Memberikan Telur Puyuh untuk MPASI
Sumber: