Pasca OTT, Ruangan Bupati dan Wabup Rejang Lebong Disegel KPK
Pintu ruangan kantor Bupati terdapat segel KPK.-razik/ce-
CURUPEKSPRESS.COM - Aktivitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong tetap berjalan normal. Ini pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Muhammad Fikri Thobari. Pantauan curupekspress.com di kompleks perkantoran Pemkab Rejang Lebong pada Selasa (10/3/2026), para aparatur tetap menjalankan aktivitas kerja seperti biasa. Pelayanan kepada masyarakat juga masih berlangsung sebagaimana mestinya.
Meski demikian, sejumlah ASN memilih untuk tidak memberikan komentar ketika dimintai keterangan oleh wartawan terkait kasus OTT tersebut. Para pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Rejang Lebong juga tampak enggan diwawancarai.
BACA JUGA:Sekda Rejang Lebong Pastikan Roda Pemerintahan Berjalan Kondusif, Bantah Ikut Diamankan KPK
BACA JUGA: KPK RI Benarkan OTT Bupati Rejang Lebong, Ini Daftar Pejabat yang Dibawa ke Jakarta
Terlihat di lokasi juga menunjukkan ruang kerja Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong dalam kondisi disegel oleh tim KPK sebagai bagian dari proses penyelidikan. Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dikabarkan akan menggelar rapat internal terlebih dahulu sebelum memberikan keterangan resmi kepada publik terkait situasi pemerintahan daerah setelah peristiwa tersebut.
Hal itu termasuk untuk menjawab berbagai pertanyaan terkait pelayanan publik serta jalannya roda pemerintahan sementara waktu pasca penangkapan kepala daerah dalam operasi tangkap tangan tersebut.
BACA JUGA:BREAKING NEWS! Bupati Rejang Lebong Terjaring OTT KPK
BACA JUGA:THR ASN Disiapkan Rp18,5 Miliar, Ini Penjelasan BKD Soal Jadwal Pencairannya
Saat dimintai tanggapan, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Bobby Harpa Santana, mengatakan pihaknya masih belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.
“Nanti saja, kita masih shock dan terkejut dengan informasi tersebut,” ujarnya singkat.
Sebelumnya diberitakan, KPK mengonfirmasi adanya operasi tangkap tangan di wilayah Bengkulu yang turut mengamankan Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan tim KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Bengkulu dan mengamankan sejumlah pihak.
BACA JUGA: Dalam Sehari KPK OTT 2 Kepala Daerah
BACA JUGA:KPK Transferkan 8 Tersangka OTT OKU ke Jakarta
“Konfirm, tim melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Bengkulu. Sejumlah pihak diamankan, pagi ini dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Bupati Rejang Lebong,” ujar Budi.
Sumber: