Rahasia Berat Badan Anak Ideal, Apakah Susu Tinggi Kalori Benar-Benar Diperlukan?
Rahasia Berat Badan Anak Ideal, Apakah Susu Tinggi Kalori Benar-Benar Diperlukan?-Ist-
CURUPEKSPRESS.COM - Berat badan anak yang tidak mengalami peningkatan sering kali menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua. Kondisi ini membuat banyak keluarga mencari berbagai cara agar Berat badan si kecil cepat bertambah. Salah satu solusi yang cukup populer adalah memberikan susu tinggi kalori sebagai tambahan nutrisi.
Namun, apakah langkah tersebut selalu diperlukan bagi setiap anak?
Dokter spesialis anak, dr. Ian Suryadi Suteja, M.Med.Sc., SpA, menjelaskan bahwa susu tinggi kalori memang dapat membantu meningkatkan berat badan anak pada kondisi tertentu. Beberapa pasien dengan masalah pertumbuhan terbukti mengalami peningkatan berat badan setelah mendapatkan asupan nutrisi tambahan tersebut.
BACA JUGA:Sama-sama Sehat, Ini Perbedaan Teh Hijau dan Kombucha yang Jarang Diketahui
BACA JUGA:Apa Itu WHOOP? Perangkat Kesehatan yang Dipakai Deddy Corbuzier untuk Memantau Vidi Aldiano
Meski demikian, penggunaan susu tinggi kalori tidak boleh dilakukan sembarangan dan tetap harus berada dalam pengawasan tenaga medis.
Menurut dr. Ian, tujuan utama dalam pemantauan pertumbuhan anak adalah mencapai kondisi gizi yang seimbang dan normal, bukan sekadar menaikkan berat badan dengan cepat. Berat badan yang terlalu rendah tentu tidak baik, tetapi kelebihan berat badan atau overweight juga dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, orang tua perlu memahami bahwa keseimbangan gizi merupakan hal yang paling penting dalam proses tumbuh kembang anak.
• Penyebab Berat Badan Anak Sulit Naik
Sebelum memutuskan memberikan susu tinggi kalori, penting bagi orang tua untuk mengetahui penyebab berat badan anak tidak meningkat. Dalam banyak kasus, kondisi ini terjadi karena asupan energi yang tidak mencukupi. Anak usia 1-3 tahun, misalnya, membutuhkan sekitar 1.200-1.400 kilokalori per hari untuk mendukung pertumbuhan optimal. Jika kebutuhan energi tersebut tidak terpenuhi, berat badan anak dapat mengalami stagnasi.
BACA JUGA:Air Kelapa Disimpan di Kulkas Tahan Berapa Lama? Simak Cara Menjaga Kesegarannya
BACA JUGA:Benarkah Skincare Bisa Menyebabkan Kanker? Ini Penjelasan Ahli Onkologi
Selain kekurangan kalori, beberapa faktor lain juga dapat memengaruhi kenaikan berat badan anak, seperti pola makan yang tidak teratur, gangguan penyerapan nutrisi, anemia, hingga infeksi tertentu. Oleh karena itu, pemeriksaan oleh dokter menjadi langkah penting agar penyebabnya dapat diketahui secara pasti.
• Peran Susu dalam Pemenuhan Nutrisi Anak
Susu memang dikenal sebagai salah satu sumber nutrisi yang baik bagi pertumbuhan anak. Kandungan protein, kalsium, lemak, serta berbagai vitamin dan mineral di dalam susu berperan dalam pembentukan tulang, otot, serta perkembangan tubuh secara keseluruhan. Dalam satu gelas susu sapi, misalnya, terdapat sekitar 152 kalori dan lebih dari 8 gram protein yang membantu mendukung pertumbuhan anak.
Sumber: