Jelang Idulfitri 1447 H, Polres Lebong Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Nala 2026

Jelang Idulfitri 1447 H, Polres Lebong Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Nala 2026

Polres Lebong gelar apel Pasukan Operasi Ketupat Nala 2026. (Foto dok. Humas Polres Lebong)--

 

CURUPEKSPRESS.COM - Kepolisian Resor (Polres) Lebong melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri melalui kegiatan Operasi Ketupat Nala 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Polres Lebong dan menjadi simbol kesiapan aparat dalam menjaga keamanan masyarakat menjelang serta selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Lebong.

Apel gelar pasukan ini diikuti oleh berbagai unsur aparat dan lembaga pemerintah. Selain personel kepolisian dari Polres Lebong, kegiatan tersebut juga melibatkan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa pengamanan mudik merupakan tanggung jawab bersama lintas instansi.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Di antara pejabat yang hadir yaitu Azhari, perwakilan dari Komando Distrik Militer 0409/Rejang Lebong, perwakilan Kejaksaan Negeri Tubei, serta sejumlah pejabat dari instansi pemerintah lainnya. Kehadiran para pemimpin daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya menjaga stabilitas keamanan selama masa libur Lebaran.

Dalam amanatnya, Kapolres Lebong Agoeng Ramadhani menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Nala 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari. Operasi tersebut dimulai pada 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Selama periode tersebut, aparat keamanan akan memfokuskan kegiatan pada pengamanan jalur mudik, pengaturan arus lalu lintas, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, sebanyak 166 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut. Jumlah tersebut terdiri dari 112 personel Polri dan 54 personel yang berasal dari unsur TNI serta instansi pemerintah daerah. Personel yang dilibatkan akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti jalur lalu lintas utama, pusat keramaian, tempat ibadah, serta lokasi yang berpotensi mengalami kepadatan selama masa mudik Lebaran.

Secara umum, Operasi Ketupat merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh kepolisian di berbagai daerah di Indonesia menjelang Hari Raya Idulfitri. Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk memastikan keamanan perjalanan masyarakat yang melakukan tradisi mudik, yaitu perjalanan pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Tradisi mudik sendiri telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia dan biasanya menyebabkan peningkatan mobilitas penduduk secara signifikan.

Oleh karena itu, pengamanan terpadu sangat diperlukan agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Selain pengaturan lalu lintas, operasi ini juga mencakup pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan, pencegahan kecelakaan lalu lintas, serta pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Rangkaian apel gelar pasukan dalam kegiatan ini juga diisi dengan beberapa agenda penting. Di antaranya pemeriksaan kesiapan pasukan oleh pimpinan apel, penyematan pita tanda dimulainya operasi kepada perwakilan personel, pembacaan doa sebagai bentuk harapan agar kegiatan berjalan lancar, serta diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta apel.

Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Nala 2026, pemerintah daerah bersama aparat keamanan berharap masyarakat dapat merasakan situasi yang aman dan nyaman selama merayakan Idulfitri. Upaya pengamanan ini juga diharapkan mampu meminimalkan potensi gangguan keamanan serta kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik dan arus balik.

Dengan kesiapan personel dan koordinasi yang baik, perjalanan mudik serta perayaan Idulfitri dapat berlangsung dengan lancar dan penuh rasa aman bagi seluruh masyarakat. 

 

 

Sumber: