Sering Diabaikan, Ini Waktu Terbaik Konsumsi Serat Menurut Ahli

Sering Diabaikan, Ini Waktu Terbaik Konsumsi Serat Menurut Ahli

Sering Diabaikan, Ini Waktu Terbaik Konsumsi Serat Menurut Ahli-Ist-

 

CURUPEKSPRESS.COM - Serat dikenal sebagai salah satu komponen penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama dalam menunjang sistem pencernaan. Namun, selain memperhatikan jumlah asupan, waktu konsumsi Serat juga memiliki peran yang tidak kalah signifikan. Pengaturan waktu yang tepat dapat membantu tubuh memaksimalkan manfaat Serat secara lebih efektif.

Dilansir dari Hindustan Times, konsumsi makanan tinggi serat seperti sayuran dan buah-buahan secara acak sepanjang hari belum tentu memberikan hasil optimal. Banyak orang masih beranggapan bahwa semakin banyak serat yang dikonsumsi, maka semakin baik dampaknya bagi kesehatan. Padahal, tanpa strategi waktu yang tepat, manfaat tersebut bisa tidak maksimal.

Ahli bedah asal Inggris sekaligus kreator konten kesehatan, Dr. Karan Rajan, menjelaskan bahwa waktu konsumsi serat sangat memengaruhi proses pencernaan, aktivitas mikrobioma usus, hingga metabolisme tubuh secara keseluruhan. Ia menekankan pentingnya mengonsumsi serat pada pagi hari, terutama saat sarapan, untuk mendapatkan manfaat yang lebih optimal.

Menurutnya, sistem pencernaan manusia berada dalam kondisi paling aktif di pagi hari. Hal ini ditandai dengan meningkatnya produksi enzim pencernaan, aliran empedu, serta kontraksi usus besar yang lebih optimal. Kondisi tersebut memungkinkan tubuh untuk memproses serat dengan lebih efisien dibandingkan waktu lainnya.

Selain itu, mikrobioma usus atau bakteri baik dalam tubuh juga menunjukkan aktivitas tertinggi pada pagi hari. Ketika serat dikonsumsi pada waktu tersebut, bakteri baik akan lebih aktif dalam melakukan fermentasi, sehingga menghasilkan senyawa penting seperti asam lemak rantai pendek. Senyawa ini diketahui berperan dalam menjaga kesehatan usus, mengurangi peradangan, serta mendukung metabolisme tubuh sepanjang hari.

Sejumlah penelitian dalam bidang nutrisi juga mendukung pernyataan tersebut. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients menyebutkan bahwa asupan serat yang dikonsumsi di pagi hari dapat membantu meningkatkan rasa kenyang lebih lama. Hal ini berkaitan dengan pelepasan hormon pengatur nafsu makan, seperti ghrelin dan leptin, yang berperan dalam mengontrol rasa lapar.

Dengan demikian, sarapan tinggi serat tidak hanya baik untuk pencernaan, tetapi juga membantu mengurangi keinginan untuk mengonsumsi camilan tidak sehat di antara waktu makan. Kondisi ini tentu berdampak positif bagi mereka yang sedang menjaga berat badan atau menjalani pola hidup sehat.

Di sisi lain, konsumsi serat pada malam hari dalam jumlah besar justru berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan, seperti perut kembung atau begah. Hal ini disebabkan oleh melambatnya sistem pencernaan pada malam hari, sehingga proses fermentasi serat menjadi kurang optimal.

Organisasi kesehatan dunia juga merekomendasikan asupan serat harian bagi orang dewasa berkisar antara 25 hingga 30 gram per hari. Sumber serat yang baik antara lain sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, serta biji-bijian utuh. Namun, penting untuk mengonsumsinya secara bertahap dan diimbangi dengan asupan cairan yang cukup agar tidak menimbulkan gangguan pencernaan.

Mengatur waktu konsumsi serat tidak berarti harus menghindari serat di waktu lain. Serat tetap dapat dikonsumsi sepanjang hari, tetapi porsi terbesar sebaiknya diberikan pada pagi hari untuk mendapatkan manfaat maksimal. 

Sumber: