7 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Infeksi Saluran Kencing agar Cepat Sembuh

7 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Infeksi Saluran Kencing agar Cepat Sembuh

IST Makanan yang harus dihindari penderita Infeksi Saluran Kencing.-Ist-

 

CURUPEKSPRESS.COM - Infeksi saluran kencing (ISK) merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup sering dialami, terutama oleh perempuan. Kondisi ini terjadi ketika bakteri, umumnya Escherichia coli, masuk ke saluran kemih dan berkembang biak. Gejalanya bisa berupa rasa nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan, hingga demam ringan.

Selain pengobatan medis, pola makan memiliki peran penting dalam membantu proses pemulihan. Beberapa jenis makanan dan minuman diketahui dapat memperparah iritasi pada saluran kemih atau bahkan mempercepat pertumbuhan bakteri. Oleh karena itu, penderita ISK perlu lebih selektif dalam memilih asupan sehari-hari.

Melansir informasi dari Alodokter, berikut ini adalah jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama masa pemulihan:

1. Makanan pedas

Makanan dengan cita rasa pedas, seperti sambal atau masakan berbumbu kuat, dapat memperburuk iritasi pada dinding saluran kemih. Kandungan capsaicin dalam cabai dapat memicu sensasi panas yang membuat rasa tidak nyaman saat berkemih semakin terasa. Untuk sementara waktu, disarankan mengonsumsi makanan dengan rasa yang lebih ringan dan tidak terlalu merangsang.

2. Makanan tinggi gula

Asupan gula berlebih, baik dari makanan maupun minuman manis, dapat menjadi "bahan bakar" bagi pertumbuhan bakteri. Menurut sejumlah penelitian dalam bidang kesehatan, kadar gula yang tinggi dalam tubuh dapat mempercepat perkembangan mikroorganisme penyebab infeksi. Oleh sebab itu, membatasi konsumsi kue, permen, dan minuman kemasan sangat dianjurkan.

3. Makanan dan buah asam

Buah seperti jeruk, nanas, dan tomat memang kaya vitamin, tetapi kandungan asamnya dapat memperparah iritasi pada saluran kemih. Pada penderita ISK, kondisi ini bisa menimbulkan rasa perih yang lebih intens saat buang air kecil. Sebagai alternatif, pilih buah dengan rasa lebih netral seperti semangka atau melon yang tetap menyegarkan tanpa memperparah gejala.

4. Produk susu tinggi lemak

Olahan susu tinggi lemak, seperti keju dan krim, dapat memperlambat proses pencernaan sehingga menimbulkan rasa kembung atau begah. Walaupun tidak secara langsung memperparah infeksi, kondisi ini dapat menambah ketidaknyamanan, terutama jika disertai nyeri di area perut bawah. Mengonsumsi susu rendah lemak dapat menjadi pilihan yang lebih aman.

5. Makanan olahan dan berpengawet

Makanan cepat saji, sosis, nugget, serta produk kalengan umumnya mengandung bahan tambahan seperti pengawet dan natrium tinggi. Zat-zat ini berpotensi memicu iritasi dan tidak memberikan nutrisi optimal yang dibutuhkan tubuh untuk melawan infeksi. Mengonsumsi makanan segar dan alami lebih dianjurkan untuk mendukung sistem imun.

Sumber: