REJANG LEBONG ,CURUPEKSPRESS.COM - Pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) 2 tahun belakangan, selain berdampak pada perekonomian juga berdampak pada beberapa kegiatan.
Salah satunya di Lapas Kelas II A Curup yang meniadakan kunjungan besuk untuk keluarga. Seiring berjalannya waktu, berdasarkan surat edaran (SE) Dirjen Pemasyarakatan nomor : Pas-12.HH.01.02 tahun 2022 saat ini, mulai berlaku jam besuk untuk keluarga namun masih dilakukan secara terbatas. Kadiv Pas Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Rudy F S didampingi Plh Kalapas Kelas II A Curup yang juga Kepala KPLP, Hadi Wijaya mengatakan bahwa ada syarat yang harus dipenuhi oleh keluarga ketika ingin membesuk WBP. Diantaranya pengunjung wajib sudah melaksanakan vaksin dosis ketiga atau booster. Bagi yang belum booster wajib menyerahkan rapid antigen yang berlaku 1X24 jam. Jikapun tidak bisa divaksin dengan alasan tertentu, tetap bisa membesuk dengan menyertakan keterangan dari dokter. "Kemudian identitas diri juga disertakan," ujarnya. Selain itu, karena saat ini layanan kunjungannya terbatas maka waktu kunjungannya juga dibatasi setiap WBP hanya 20 menit. Kemudian untuk keluarga yang diperbolehkan hanya 2 keluarga inti (dewasa) dan maksimal 3 anak kecil Begitupun selama proses kunjungan dan menghindari penularan Covid-19, keluarga yang membesuk juga diminta untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes), sedangkan dari pihak Lapas menyiapkan tempat cuci tangan dan mengecek subuh keluarga yang membesuk. "Dimana untuk kunjungan sendiri, juga dilakukan pembatasan. Dimana setiap minggunya, hanya 1 kali WBP dikunjungi keluarga," sampainya. Kadiv Pas mengatakan ini layanan keluarga secara tatap muka terbatas, diujicobakan selama 6 bulan. Jika dalam 6 bulan ini, Covid-19 benar-benar dapat dikendalikan bukan tidak mungkin jam kunjungan seperti sebelum Covid-19 kembali diberlakukan. "Oleh karena itu, dengan layanan besuk meskipun baru dilakukan secara terbatas ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada WBP, agar dapat melepas rindunya dengan keluarga," katanya. Sementara itu, Helmi salah satu orang tua WBP Lapas Curup asal Kabupaten Kepahiang mengungkapkan terimakasihnya kepada pemerintah dan pihak lapas. Karena sudah 2 tahun ini, mereka tidak bisa bertemu dengan anaknya karena peniadaan jam besuk. Dimana selama 2 tahun pandemi ini, hanya bisa menitipkan makanan tanpa melihat langsung anaknya. "Senang sekali kami pak, kami sangat bersyukur bisa kembali bertatap muka dengan anak kami pak. Kami juga sangat rindu, terimakasih pak," ungkap Helmi dengan berkaca-kaca diiringi dengan ibu yang memeluk anaknya sambil menangis.CATAT.. Cara Mengunjungi Napi di Lapas Curup
Jumat 08-07-2022,13:00 WIB
Reporter : HABIBI IFRIANSYAH
Editor : SARI APRIYANTI
Tags : #rejang lebong
#pandemi corona virus disease 2019 (covid-19)
#lapas rejang lebong
#bri kanca curup
Kategori :
Terkait
Rabu 11-03-2026,19:34 WIB
Modus Bupati Rejang Lebong, Minta Jatah 15 Persen Ke Kontraktor
Minggu 08-03-2026,16:02 WIB
Pemkab Rejang Lebong Gelontorkan Rp 12,9 Miliar Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Lembak
Sabtu 07-03-2026,19:17 WIB
Jelang Idul Fitri 1457 H, TPID Intensifkan Pengawasan Harga Bapokting
Sabtu 07-03-2026,14:45 WIB
Awal 2026 Ditemukan Dua Kasus Baru HIV, Total Penderita di Rejang Lebong Capai 119 Orang
Rabu 04-03-2026,20:01 WIB
Tiga Bulan Awal 2026, 46 Warga Rejang Lebong Digigit HPR, Satu Meninggal Positif Rabies
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,15:29 WIB
Tak Perlu Mahal! Ini 5 HP 512 GB Paling Worth It di Kelas Menengah 2026
Rabu 18-03-2026,16:00 WIB
Lebaran Bukan Ajang Kompetisi! Ini Cara Menikmati Momen Tanpa Beban Sosial
Rabu 18-03-2026,16:31 WIB
Tak Sekadar Liburan, Ini Alasan Kebersihan Destinasi Jadi Prioritas Wisatawan
Terkini
Rabu 18-03-2026,16:31 WIB
Tak Sekadar Liburan, Ini Alasan Kebersihan Destinasi Jadi Prioritas Wisatawan
Rabu 18-03-2026,16:00 WIB
Lebaran Bukan Ajang Kompetisi! Ini Cara Menikmati Momen Tanpa Beban Sosial
Rabu 18-03-2026,15:29 WIB
Tak Perlu Mahal! Ini 5 HP 512 GB Paling Worth It di Kelas Menengah 2026
Selasa 17-03-2026,14:00 WIB
Xiaomi Hadirkan Redmi Pad 2 4G di Indonesia, Tablet Serbaguna dengan Harga Rp 2 Jutaan
Selasa 17-03-2026,12:58 WIB