REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Berbeda dengan 2 orang kepala sekolah (Kepsek) yang menganggap pelaksanaan mutasi tingkat SMA/SMK beberapa waktu lalu menyalahi aturan yang ada.
Mantan Kepala SMAN 6 Rejang Lebong, Drs Hartono yang di rolling ke SMAN 2 RL menerima apapun keputusan pihak yang berwenang, seperti Dikbud, BKD, maupun pihak Cabdin Provinsi Bengkulu. Kepada CE dikatakannya, sejak awal dirinya tidak tahu menahu adanya pelaksanaan mutasi ini. Karena menurutnya juga mutasi yang dilaksanakan ini terlalu mendadak. Hanya saja dikatakannya, sudah seharusnya sebagai guru maupun kepsek siap dipindahkan tugas kemana saja sesuai dengan kontrak yang ditandatangani sejak awal. BACA JUGA:Pasca Mutasi, 2 Kepsek Protes BACA JUGA:Komisi IV Soroti Mutasi Kepsek di RL Untuk itu tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena di manapun ditempatkan, tugasnya untuk mendidik. "Saya tidak tahu menahu soal mutasi ini, Karena kalau menurut saya, ini bukanlah mutasi, melainkan hanya perollingan jabatan saja. Untuk itu saya mengikuti apapun keputusan yang ada," ucapnya. Dikatakan Hartono, jika ada kepsek yang tidak terima dan menganggap rolling jabatan ini menyalahi aturan, silahkan laporkan hal tersebut kepada pihak-pihak yang berwenang. Dimana menurutnya, setiap apapun itu yang ada di dunia pendidikan, harus berdasarkan aturan-aturan yang sudah ditetapkan. BACA JUGA:Soal Mutasi Kepala SMA/SMK di RL, Edwar: Kami Tunggu Surat Kepsek! BACA JUGA: Dugaan Permainan Mutasi Kepsek Koordinasi ke Saber Pungli,Wardoyo: Terlibat? Proses Secara Hukum Yang Berlaku "Setiap orang memiliki hak untuk membela diri jika dirinya merasa terzolimi oleh orang-orang yang memiliki kekuasaan. Untuk itu saya mendukung kepsek yang dimutasi dan merasa dirugikan tersebut untuk menindaklanjuti permasalahan ini. Namun saya tidak akan ikut campur terlalu jauh, karena apapun hasilnya akan saya terima," sampainya. Lebih lanjut dikatakan Hartono, berkenaan dugaan adanya oknum yang terlibat untuk merekayasa atau yang bermain pada pelaksanaan rolling jabatan ini, dirinya tidak mau ikut campur. Akan tetapi jika memang benar adanya oknum yang bermain, dirinya mendukung agar hal itu dapat diusut secara tuntas, dan dilanjutkan ke ranah hukum. "Kalau memang ada sangkut pautnya dengan permasalahan hukum, sudah seharusnya dilaporkan oleh penegak hukum yang berwenang," terangnya. BACA JUGA:7 Tips Agar Pria Awet Muda Sekaligus Sehat, Jadi Idaman Banyak Wanita, Yuk Konsumsi Ini! BACA JUGA:5 Cara Sederhana Ini Bisa Bantu Banget Agar Tubuh Tetap Fit & Bugar Terpisah, Mantan Kepsek SMAN 2 RL Wardoyo SPd Mat mengatakan jika saat ini surat yang dilayangkannya tersebut sudah diterima oleh Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu. Dimana dirinya tinggal menunggu balasan saja dari pihak Komisi IV untuk ditindaklanjuti. "Alhamdulillah surat sudah kami sampaikan kepada Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, untuk itu tinggal menunggu surat balasan dan tindak lanjutnya saja dari pihak yang bersangkutan," ucapnya. Selain itu berkenaan dengan dugaan adanya dugaan oknum calo jabatan kepsek di RL, nampaknya sudah semakin jelas dimata Wardoyo. BACA JUGA:Juara 1 KSM Matematika BACA JUGA:SDN 160 Rejang Lebong Kepsek Sayangkan Guru Pindah Dimana dirinya juga sudah melaporkan dugaan tersebut kepada Polres RL. "Dugaan adanya oknum yang terlibat dalam permainan mutasi, itu sudah saya kantongi identitasnya. Untuk itu saya sudah mulai memproses laporan berkenaan adanya dugaan calo jabatan kepsek di RL ini," singkatnya.Pasca Dimutasi, Hartono Pasrah
Rabu 24-08-2022,11:46 WIB
Reporter : NICKO ADE CHRISTYAN
Editor : NUNASA
Tags : #rejang lebong
#pelaksanaan mutasi tingkat sma/smk
#dprd provinsi bengkulu
#dikbud
#curup
#bkd
#2 orang kepala sekolah
Kategori :
Terkait
Senin 14-07-2025,11:00 WIB
Dikbud Sanksi Tendik Nambah Libur
Minggu 15-06-2025,11:00 WIB
Bakal Buka Laporan Soal SPMB
Selasa 18-03-2025,13:00 WIB
Bosen Nunggu Buka Puasa Di Rumah? Ini Rekomendasi Spot Ngabuburit di Curup Rejang Lebong yang Wajib Kamu Tahu
Jumat 13-12-2024,08:45 WIB
Dana Pendidikan Tahun 2025 Rp. 200 Miliar, Gaji Pegawai, TPG, Bos, BOK
Selasa 17-09-2024,06:00 WIB
Kebudayaan Lokal Curup yang Terus Hidup di Tengah Modernisasi
Terpopuler
Sabtu 07-02-2026,20:35 WIB
Resep Pempek Tanpa Ikan Anti Gagal
Sabtu 07-02-2026,20:32 WIB
Segelas Es Teh Manis Bisa 200 Kalori? Ini Fakta yang Perlu Anda Tahu
Minggu 08-02-2026,13:00 WIB
Indonesia Hadapi Risiko Cuaca Ekstrem, BMKG Soroti Pergerakan Siklon Tropis
Minggu 08-02-2026,05:00 WIB
Sering Disalahartikan, Ini Perbedaan Purging dan Breakout pada Kulit Wajah
Minggu 08-02-2026,06:00 WIB
Viral di Media Sosial, Baking Soda untuk Skincare Justru Berbahaya Menurut Dermatolog
Terkini
Minggu 08-02-2026,14:00 WIB
Toyota Alphard Hybrid XE Jadi Varian Paling Terjangkau di IIMS 2026
Minggu 08-02-2026,13:00 WIB
Indonesia Hadapi Risiko Cuaca Ekstrem, BMKG Soroti Pergerakan Siklon Tropis
Minggu 08-02-2026,11:00 WIB
Menyimpan Makanan Sembarangan Bisa Berbahaya, Ini Solusi yang Disarankan Pakar
Minggu 08-02-2026,09:00 WIB
Nangka Muda Baik untuk Pencernaan Manusia
Minggu 08-02-2026,08:00 WIB