Disdikbud Rejang Lebong Beri Imbauan Bagi Pelajar SD dan SMP

Sabtu 28-02-2026,14:00 WIB
Reporter : M Razik
Editor : Ab Gafur

CURUPESKSPRESS.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rejang Lebong mengimbau seluruh satuan pendidikan serta orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa tingkat SD dan SMP selama bulan suci Ramadan. Imbauan ini disampaikan guna mencegah siswa terlibat dalam kegiatan negatif seperti buka puasa bersama (bukber) tanpa pengawasan, berkeliaran hingga larut malam, maupun aksi berkendara sepeda motor secara ugal-ugalan yang membahayakan keselamatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria Efendi, M.Pd, menegaskan bahwa peran orang tua dan pihak sekolah sangat penting dalam membina serta mengarahkan siswa selama Ramadan.

BACA JUGA:Uji Ban Basah, Pirelli Ciptakan 'Hujan Buatan' di Bahrain

BACA JUGA: Selama Ramadan Tempat Hiburan Malam Bakal Ditertibkan

“Kami mengimbau kepada orang tua dan satuan pendidikan agar melakukan pengawasan ketat terhadap siswa, terutama di luar jam sekolah. Jangan sampai anak-anak ini melakukan kegiatan bukber tanpa kontrol atau berkeliaran bebas selama bulan Ramadan,” tegas Zakaria.

Ia menjelaskan, Ramadan seharusnya menjadi momentum pembinaan karakter dan peningkatan nilai-nilai keagamaan bagi para pelajar, bukan justru dimanfaatkan untuk aktivitas yang berpotensi menimbulkan masalah sosial.

“Anak-anak ini harus diarahkan ke kegiatan yang lebih positif, seperti pesantren kilat, tadarus, atau kegiatan keagamaan lainnya. Jangan sampai waktu mereka diisi dengan hal-hal yang tidak bermanfaat,” ujarnya.

Zakaria juga menyoroti fenomena siswa SD dan SMP yang nekat mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Menurutnya, hal tersebut sangat berbahaya dan melanggar aturan.

BACA JUGA: Dukung SPPG Tahap 3, Gizi Jadi Fondasi Pembangunan SDM

BACA JUGA: Distankan Ancam Cabut Izin Kios Nakal, Jual Pupuk Subsidi Diatas HET

“Terutama kami minta jangan membiarkan siswa SD-SMP mengendarai motor secara ugal-ugalan. Selain membahayakan diri sendiri, juga bisa membahayakan pengguna jalan lainnya,” katanya.

Disdikbud berharap sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat menciptakan suasana Ramadan yang aman, tertib, serta penuh nilai edukatif bagi para pelajar di Kabupaten Rejang Lebong.

Dengan pengawasan yang lebih intensif, diharapkan para siswa dapat menjalani Ramadan dengan kegiatan yang lebih produktif, sekaligus membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab sejak usia dini.

 

 

Kategori :