Buah asam dan subasam seperti jeruk bali, stroberi, apel, delima, dan persik tidak dianjurkan dikonsumsi bersama buah manis seperti pisang dan kismis. Perbedaan kadar keasaman dapat memicu gangguan pada lambung, terutama bagi individu yang memiliki riwayat maag atau sensitif terhadap asam.
Menurut laporan yang dikutip CNBC Indonesia, kombinasi ini sering dikaitkan dengan keluhan seperti mual, peningkatan asam lambung, sakit kepala, hingga rasa tidak nyaman pada saluran cerna.
4. Pepaya dan lemon
Meskipun terdengar segar dan populer dalam beberapa resep minuman, perpaduan pepaya dan lemon sebaiknya dihindari, terutama bagi anak-anak. Disebutkan bahwa kombinasi ini berpotensi memengaruhi kadar hemoglobin dalam darah serta memicu ketidakseimbangan tertentu jika dikonsumsi berlebihan. Oleh karena itu, kedua buah tersebut lebih aman dikonsumsi secara terpisah.
BACA JUGA:Lonjakan Permintaan Ramadan, Waspadai Kurma Oplosan di Pasaran!
BACA JUGA:Arabika atau Robusta? Panduan Lengkap Memilih Jenis Kopi Sesuai Selera
Selain kombinasi buah dengan buah, perlu kehati-hatian saat mencampur buah dan sayuran dalam satu sajian. Kandungan gula alami pada buah dapat memperlambat proses pencernaan sayuran tertentu. Misalnya, mengonsumsi jeruk bersama wortel dalam jumlah besar dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada lambung bagi sebagian orang.
Perbedaan karakteristik setiap jenis buah memengaruhi proses pencernaan dan penyerapan zat gizi. Oleh karena itu, sebaiknya buah dikonsumsi secara sederhana, tidak berlebihan, dan dengan memperhatikan kecocokan kombinasinya. Sikap bijak dalam memilih dan mengolah makanan merupakan langkah awal menjaga kesehatan jangka panjang.