Ini Bahaya Minuman Panas Apabila Dikonsumsi

Selasa 10-03-2026,02:00 WIB
Reporter : Lola Anggraeni
Editor : Ab Gafur

 CURUPEKSPRESS.COM - Menikmati minuman hangat pada pagi hari atau saat udara terasa dingin merupakan kebiasaan yang cukup umum. Secangkir teh hangat, kopi, atau cokelat panas sering menjadi pilihan untuk memulai hari. Sensasi hangat dari minuman tersebut mampu memberikan rasa nyaman, menenangkan tubuh, serta membantu mengurangi rasa dingin.

Namun, di balik kenyamanan tersebut, ada hal yang perlu diperhatikan. Kebiasaan mengonsumsi minuman dengan suhu yang terlalu panas ternyata dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, terutama pada saluran tenggorokan. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa minuman dengan suhu sangat tinggi berpotensi meningkatkan risiko kanker tenggorokan.

Informasi ini juga pernah dibahas dalam sebuah podcast yang dipandu oleh Raditya Dika bersama dokter spesialis gizi, Cristopher Andrian, pada 27 Juni 2024.

Dalam perbincangan tersebut, dr. Cristopher Andrian, M.Gizi., SpGK menjelaskan bahwa yang berbahaya sebenarnya bukan jenis minumannya, melainkan suhu minuman yang terlalu panas ketika dikonsumsi.

BACA JUGA:Kacang Bawang Santan Super Renyah, Resep Simpel untuk Stok Camilan Lebaran

BACA JUGA:Jaga Bayi Tetap Aman Saat Lebaran, Hindari Sentuhan Berlebihan Demi Cegah Campak

• Penjelasan Ilmiah tentang Risiko Minuman Panas

Sejumlah penelitian telah mencoba mengkaji hubungan antara minuman panas dan kanker. Salah satu lembaga yang meneliti hal ini adalah International Agency for Research on Cancer (IARC), lembaga penelitian kanker yang berada di bawah naungan World Health Organization.

Menurut IARC, minuman yang dikonsumsi pada suhu sangat tinggi dapat dikategorikan sebagai faktor yang berpotensi bersifat karsinogenik. Artinya, suhu panas tersebut berisiko menyebabkan kerusakan jaringan yang dalam jangka panjang dapat meningkatkan kemungkinan munculnya sel kanker.

Penelitian epidemiologi yang dilakukan di Iran terhadap ratusan partisipan menemukan hasil yang cukup mengejutkan. Orang yang terbiasa mengonsumsi minuman dengan suhu lebih dari 65 derajat Celsius memiliki kemungkinan hingga delapan kali lebih tinggi untuk mengalami kanker tenggorokan dibandingkan dengan mereka yang menunggu minuman hingga lebih dingin.

Sementara itu, kelompok yang meminum minuman pada suhu sekitar 60-64 derajat Celsius juga menunjukkan peningkatan risiko, meskipun tidak setinggi kelompok sebelumnya. Risiko pada kelompok ini tercatat sekitar dua kali lebih besar dibandingkan orang yang membiarkan minumannya sedikit mendingin sebelum diminum.

• Mengapa Minuman Terlalu Panas Berbahaya?

Bahaya minuman yang terlalu panas sebenarnya berkaitan dengan kerusakan jaringan di tenggorokan. Saat minuman dengan suhu tinggi masuk ke dalam mulut dan tenggorokan, panasnya dapat menyebabkan iritasi bahkan luka bakar mikro pada jaringan.

Beberapa saat setelah menelan minuman yang sangat panas, suhu di dalam tenggorokan dapat meningkat sekitar 6 hingga 12 derajat Celsius. Peningkatan suhu ini cukup untuk merusak lapisan sel yang melapisi tenggorokan, terutama sel skuamosa.

Jika kerusakan tersebut terjadi berulang kali dalam jangka panjang, sel-sel yang mengalami cedera dapat mengalami perubahan atau mutasi. Proses mutasi inilah yang kemudian dapat memicu terbentuknya jaringan tumor.

Kategori :