BPBD: Sebisa Mungkin Hindari Pohon Saat Angin Kencang
DOK/CE Pemangkasan pohon oleh DLH di Kota Curup beberapa waktu lalu--
CURUPEKSPRESS.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kepala BPBD Rejang Lebong, M. Budianto, mengatakan kondisi cuaca ekstrem ini telah menyebabkan sejumlah kejadian, termasuk kerusakan rumah warga akibat pohon tumbang.
“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon besar maupun papan reklame untuk mengurangi risiko tertimpa jika terjadi pohon tumbang,” ujarnya.
BACA JUGA:Gubernur: 18 Rumah di Rejang Lebong Terima Listrik Gratis
BACA JUGA: Komisi I Minta Pencopotan Pejabat Disdikbud Dikaji Ulang
Ia menjelaskan, angin kencang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir sudah menimbulkan dampak kerusakan di beberapa titik.
BPBD Rejang Lebong juga telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) guna mengantisipasi potensi bencana lain seperti banjir, tanah longsor, maupun angin puting beliung. Sejumlah peralatan pendukung juga disiapkan, di antaranya satu unit loader, mini excavator, mobil tangki, serta logistik bahan makanan.
Budi kembali menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama saat beraktivitas di luar rumah ketika cuaca buruk terjadi.
“Sekali lagi kami ingatkan, jangan berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame. Angin kencang bisa datang tiba-tiba dan membahayakan keselamatan, baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan roda dua dan roda empat,” tegasnya.
BACA JUGA: Israel dan Amerika Serang Iran dari Segala Penjuru
BACA JUGA: Seleksi Paskibraka Resmi Bergulir, Bupati Tegaskan Tanpa Intervensi
BPBD berharap dengan kesiapsiagaan aparat dan kewaspadaan masyarakat, dampak bencana akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Rejang Lebong dapat diminimalkan.
Sumber: