Tak Sekadar Kunci Layar, Ini Terobosan Keamanan Android Terbaru dari Google

  Tak Sekadar Kunci Layar, Ini Terobosan Keamanan Android Terbaru dari Google

Google buat terobosan baru dengan meningkatkan keamanan pada Android.-ist-

CURUPEKSPRESS.COM - Google kembali menunjukkan keseriusannya dalam melindungi pengguna Android dengan meluncurkan peningkatan besar pada sistem keamanan perangkat. Melalui serangkaian fitur perlindungan berlapis, Google berupaya membuat ponsel Android semakin sulit diakses oleh pihak tidak berwenang, khususnya ketika perangkat jatuh ke tangan pencuri.

Pembaruan ini dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh terhadap data pribadi pengguna, mulai dari tahap pencegahan sebelum pencurian terjadi, saat upaya pembobolan berlangsung, hingga setelah ponsel dicuri. Langkah tersebut menjadi semakin relevan seiring meningkatnya kasus pencurian ponsel yang tidak hanya menyebabkan kehilangan perangkat, tetapi juga berujung pada penipuan finansial, pencurian identitas, hingga penyalahgunaan akun perbankan digital.

Mengacu pada laporan Phone Arena, Google menghadirkan sejumlah fitur keamanan baru yang sebagian besar akan tersedia di Android 16 dan versi yang lebih baru. Tujuan utama dari pembaruan ini adalah memberikan kendali yang lebih besar kepada pengguna atas perangkat mereka, sekaligus menutup celah keamanan yang kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

BACA JUGA: Lebih Tipis dan Lebih Kencang, Ini Bocoran Lengkap Samsung Galaxy A57

BACA JUGA: Yamaha Buka 2026 dengan Penyegaran Lexi LX 155, Apa Saja yang Baru ?

Berikut ini adalah beberapa fitur keamanan utama yang mulai digulirkan oleh Google :

1. Expanded Identity Check

Fitur ini menambahkan lapisan verifikasi identitas ketika ponsel digunakan di luar lokasi yang telah ditetapkan sebagai lokasi terpercaya. Dalam kondisi tersebut, pengguna diwajibkan melakukan autentikasi biometrik, seperti sidik jari atau pemindaian wajah. Perlindungan ini berlaku untuk aplikasi sensitif yang menyimpan data penting, termasuk aplikasi perbankan, dompet digital, dan pengelola kata sandi. Dengan demikian, meskipun ponsel berhasil diakses, pencuri tetap tidak dapat mengubah pengaturan penting atau membuka aplikasi krusial tanpa identitas biometrik pemiliknya.

2. Failed Authentication Lock

Melalui fitur ini, Google memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menentukan batas kesalahan saat memasukkan kata sandi, PIN, atau pola kunci layar. Apabila batas tersebut terlampaui, sistem akan langsung mengunci layar ponsel secara otomatis. Mekanisme ini bertujuan mencegah upaya coba-coba kata sandi yang sering dilakukan oleh pelaku pencurian untuk menembus keamanan perangkat.

BACA JUGA:Tips Merawat Yamaha NMax Saat Musim Hujan

BACA JUGA: Virus Nipah Kembali Terjadi, Seberapa Berbahaya bagi Manusia ?

3. Smarter Lockout

Smarter Lockout merupakan pengembangan dari sistem penguncian otomatis yang lebih cerdas. Fitur ini akan memperpanjang durasi penguncian ponsel apabila terdeteksi adanya upaya menebak PIN atau kata sandi secara berulang. Menariknya, sistem ini dirancang agar sentuhan tidak disengaja seperti yang sering dilakukan anak-anak saat bermain dengan ponsel, tidak dihitung sebagai percobaan gagal. Dengan begitu, pengguna tidak perlu khawatir perangkat terkunci secara tidak perlu.

Sumber: