Jerawat yang Dianggap Sepele, Ternyata Berdampak Besar pada Mental Remaja

 Jerawat yang Dianggap Sepele, Ternyata Berdampak Besar pada Mental Remaja

Ketika remaja yang sedang mengalami fase kulit berjerawat-ilustrasi/net-

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak. Meremehkan perasaan remaja dengan kalimat seperti "tidak usah dipikirkan" justru bisa memperburuk keadaan. Yang dibutuhkan adalah empati, validasi perasaan, dan rencana perawatan yang jelas.

Beberapa langkah dasar yang direkomendasikan dr. Gupta antara lain membersihkan wajah dengan pembersih lembut dua kali sehari, menggunakan retinoid topikal pada malam hari, memanfaatkan benzoyl peroxide atau asam salisilat untuk jerawat aktif, serta menghindari kebiasaan memencet jerawat. Konsultasi ke dokter kulit sejak dini juga sangat disarankan, terutama jika jerawat bersifat hormonal, menetap, atau berisiko meninggalkan bekas.

Penanganan yang tepat, disertai dukungan emosional dari lingkungan sekitar, dapat membantu remaja keluar dari lingkaran stres dan ketidakpercayaan diri. Kulit yang sehat memang penting, tetapi kesehatan mental jauh lebih berharga. Ketika keduanya ditangani secara bersamaan, proses pemulihan akan berjalan lebih menyeluruh dari luar maupun dari dalam.  

 

 

 

 

Sumber: