Tingkatkan Kualitas Pelayanan, ATR/BPN Susun Program Pelatihan SDM Berkelanjutan
Kementerian ATR/BPN terus berupaya tingkatkan kualitas SDM demi beri pelayanan publik yang maksimal kepada masyarakat.-Foto : @kementerian.atrbpn-
CURUPEKSPRESS.COM - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama dalam peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan publik. Sejalan dengan dinamika tugas yang semakin kompleks serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan pertanahan dan tata ruang, pengembangan kapasitas aparatur menjadi agenda strategis yang tidak dapat ditunda. Oleh karena itu, Kementerian ATR/BPN saat ini tengah menyusun progres pelatihan SDM secara terstruktur dan berkelanjutan.
Pembinaan dan pengembangan SDM dipandang sebagai kunci untuk memastikan setiap pegawai memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan organisasi. Dalam praktiknya, pelayanan publik di bidang pertanahan menuntut ketepatan, kecepatan, serta pemahaman regulasi yang memadai. Tanpa dukungan SDM yang kompeten dan adaptif, tantangan tersebut berpotensi menimbulkan berbagai kendala, baik dalam aspek administrasi maupun kualitas layanan kepada masyarakat.
BACA JUGA:Menuju Tata Kelola Tanah Modern, ATR/BPN Resmi Kick Off RUU Administrasi Pertanahan
BACA JUGA:Sekjen ATR/BPN Beri Pengarahan Umum di Rakernas 2025, Bahas Soal Ini
Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menegaskan bahwa pengembangan dan pelatihan SDM memiliki peran penting dalam meminimalkan risiko ketimpangan kompetensi dan perbedaan tingkat pengetahuan antarapegawai. Hal ini menjadi relevan mengingat Kementerian ATR/BPN memiliki SDM dengan beragam jabatan, latar belakang pendidikan, serta ruang lingkup tugas yang terus berkembang. Selain itu, ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan yang profesional, transparan, dan akuntabel juga semakin tinggi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Pembahasan Kebutuhan Peningkatan Kompetensi yang digelar pada Senin (12/01) di Kantor Kementerian ATR/BPN. Dalam forum tersebut, Dalu Agung Darmawan menekankan pentingnya peran unit pengembangan SDM dalam melakukan pemetaan aktor dan fungsi di kantor pertanahan. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap karakteristik pegawai, baik yang bertugas di loket pelayanan maupun yang menjalankan pekerjaan teknis seperti ketatausahaan, menjadi dasar dalam merancang program pelatihan yang tepat sasaran.
Berdasarkan data Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko (Ortala MR), jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian ATR/BPN saat ini mencapai sekitar 34.000 pegawai. Jumlah tersebut terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tersebar di berbagai unit kerja pusat maupun daerah. Kondisi ini menuntut pengelolaan kelembagaan yang dilakukan secara serius, rinci, dan berbasis potensi individu agar seluruh pegawai dapat berkontribusi secara optimal.
BACA JUGA:Cegah Sengketa Tanah, ATR/BPN Percepat Sertipikasi Wakaf dan Rumah Ibadah di Jatim
BACA JUGA:Tim Tenis ATR/BPN Ukir Prestasi di SATO Open 2025
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Agustyarsyah, mengungkapkan bahwa berbagai permasalahan dalam organisasi kerap berakar pada aspek SDM. Untuk menjawab tantangan tersebut, BPSDM membentuk pusat penilaian (assessment center) sebagai sarana pemetaan kompetensi, penyusunan profil pegawai, serta perencanaan program pelatihan. Pelatihan yang disiapkan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga mencakup penguatan kompetensi manajerial guna mencetak aparatur yang profesional dan berintegritas.
Lebih lanjut, Agustyarsyah menyampaikan rencana pengembangan proyek kantor model yang akan dilaksanakan pada Mei 2026 di tiga kantor pertanahan. Proyek ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi ratusan kantor pertanahan lainnya di seluruh Indonesia. Melalui pemetaan kondisi organisasi, profil pegawai, serta kebutuhan pelatihan yang telah dilakukan, kantor model tersebut dirancang sebagai gambaran ideal tata kelola pelayanan pertanahan yang efektif dan efisien.
Informasi mengenai upaya pengembangan SDM dan rencana strategis Kementerian ATR/BPN ini bersumber dari publikasi resmi yang dimuat melalui laman resmi Kementerian ATR/BPN. Hal ini menunjukkan komitmen kementerian dalam menyampaikan informasi yang transparan sekaligus memberikan gambaran kepada publik mengenai langkah-langkah pembenahan internal yang tengah dilakukan.
BACA JUGA:Menteri ATR/BPN Serahkan 2.532 Sertipikat Tanah Wakaf di Jatim
BACA JUGA:Menteri Nusron Serahkan Penghargaan Bagi 24 Satker ATR/BPN, Terima Predikat WBK
Sumber: