Sekali Makan Sehari, Benarkah Diet OMAD Aman ? Ini Penjelasan Pakarnya

 Sekali Makan Sehari, Benarkah Diet OMAD Aman ? Ini Penjelasan Pakarnya

Tren diet OMAD (one meal a day) yang sedang ramai diperbincangkan soal keamanannya.-ist-

Prof. Anna juga mengingatkan bahwa penerapan OMAD yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko hipoglikemia, gangguan pencernaan, defisiensi mikronutrien, penurunan massa otot, hingga perilaku binge eating, yaitu kecenderungan makan berlebihan dan sulit dikontrol saat waktu makan tiba.

Sebagai alternatif yang lebih aman dan berkelanjutan, ia merekomendasikan pola puasa 12-14 jam, pola makan tiga kali sehari dengan satu hingga dua camilan sehat, atau puasa intermiten 16:8 yang dinilai lebih moderat dibandingkan OMAD.

BACA JUGA: Virus Nipah Kembali Terjadi, Seberapa Berbahaya bagi Manusia ?

BACA JUGA: Waspada Bahaya Listrik Saat Banjir, Ini Imbauan dan Langkah Aman dari PLN

Pada dasarnya, tidak ada satu pola diet yang cocok untuk semua orang. diet OMAD memang dapat memberikan manfaat bagi kelompok tertentu, tetapi juga menyimpan risiko jika diterapkan tanpa persiapan dan pemahaman yang tepat. Oleh karena itu, pemilihan pola makan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan, usia, dan kebutuhan gizi masing-masing individu, bukan sekadar mengikuti tren yang sedang populer.  

 

 

 

 

Sumber: