Sering Sakit, Bisa Jadi Kekurangan Vitamin D
ILUSTRASI/NET Fakta Menarik Tentang Buah Pepaya: Kaya Vitamin dan Mineral Hingga Meningkatkan Produksi Kolagen (sumber foto by google, 27/03/23)--
• Susu dan produk olahannya yang difortifikasi vitamin D
• Sereal dan jus jeruk yang telah diperkaya vitamin D
Meski begitu, jumlah vitamin D dalam makanan sering kali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan harian anak, terutama jika anak memiliki alergi terhadap makanan tertentu atau pola makannya tidak seimbang.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Drama, Ini Alasan Ilmiah Pria Terlihat Lebih Menderita Saat Sakit
BACA JUGA:Jarang Bergerak Bisa Merusak Mata? Ini Fakta Ilmiahnya
3. Suplemen Vitamin D
Jika paparan sinar matahari dan makanan belum mampu memenuhi kebutuhan harian vitamin D anak, maka suplemen bisa menjadi solusi tambahan. Namun, sangat penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi sebelum memberikan suplemen, guna memastikan dosis yang aman dan sesuai dengan usia serta kebutuhan anak.
Menurut pedoman dari NHS :
• Anak usia 1-10 tahun : maksimal 50 mikrogram (2.000 IU) per hari
• Bayi di bawah 12 bulan : maksimal 25 mikrogram (1.000 IU) per hari
Asupan berlebihan justru bisa menimbulkan kondisi yang disebut hiperkalsemia, yaitu kelebihan kalsium dalam darah, yang berpotensi merusak ginjal, jantung, dan melemahkan struktur tulang.
Berikut ini adalah beberapa merek suplemen vitamin D yang aman dan populer di kalangan orang tua :
1. Prove D3 Drops
Prove D3 Drops adalah suplemen vitamin D cair yang praktis diberikan pada anak. Setiap tetesnya mengandung 400 IU vitamin D yang membantu menjaga kesehatan tulang dan kekebalan tubuh.
• Cara penggunaan : 1 tetes sehari, bisa langsung diteteskan ke mulut atau dicampur ke dalam minuman.
Sumber: