JCH Bayar DAM di Pasar Mekah
IST/CE JCH saat melakukan pembayaran DAM di Pasar Mekah--
REJANG LEBONG, CURUPEKSPRESS.COM - Menjelang puncak ibadah haji. Sejak Sabtu (25/6) kemarin, jemaah calon haji (JCH) asal Rejang Lebong yang tergabung pada kloter 7 Embarkasi Padang mulai melaksanakan pembayaran dam.
Sebagaimana disampaikan Ketua Kloter 7 Embarkasi Padang Bulkis MH I, dikarenakan haji asal Indonesia itu melaksanakan Haji Tamattu, yakni umrah dulu baru haji.
Dan setiap JCH wajib membayar denda berupa pemotongan hewan kurban kambing sebelum puncak haji. Akan tetapi jika JCH tidak mampu untuk membeli kambing, maka sebagai gantinya mereka wajib melaksanakan puasa selama 10 hari, 3 hari di Mekah sebelum pelaksanaan wukuf, dan 7 hari ketika sampai ke tanah air nanti.
"Sudah menjadi wajib haji, agar setiap JCH melaksanakan pembayaran dam. Dan alahamdulillah semua JCH kita sudah melaksanakan pembayaran dam dengan berkurban kambing di Kota Mekah," ujarnya.
Dikatakan Bulkis, pelaksanaan pembayaran dam tersebut dilakukan di Pasar Mekah, tepatnya di Pasar tempat pemotongan hewan qurban yang ada di Kota Mekah.
Dimana setiap JCH wajib mengeluarkan uang sebesar 400-500 real untuk harga seekor kambing yang akan diqurbankan, dan diharuskan untuk menyaksikan langsung proses pemotongan qurban yang dilaksanakan.
"Sesuai dengan ketentuan, JCH yang membayar dam diperkenankan untuk menyaksikan semua prosesnya," ucapnya.
Selain itu masih dikatakan Bulkis, setiap pelaksanaan ibadah wajib haji maupun rukun haji, semua JCH akan didampingi oleh para pendamping haji yang ada. Dimana jika satu rangkaian haji saja tidak terlaksana, maka proses haji nya juga bisa batal.
"Kami sudah menyiapkan list untuk setiap JCH, yang bertujuan untuk memastikan setiap JCH melaksanakan semua rangkaian kegiatan ibadah yang diwajibkan dan menjadi rukun untuk menjadi haji yang mabrur," sampainya.
Disamping itu, Bulkis juga menyampaikan, usai melaksanakan pembayaran dam dan sembari melaksanakan serangkaian ibadah haji lainnya. Diagendakan para JCH akan segera melanjutkan puncak haji nya untuk wukuf di Arafah.
"Saat ini kami bersama para JCH masih dalam keadaan sehat, dan sedang mempersiapkan diri untuk melaksanakan puncak haji atau yang biasa dianggap sebagai inti haji, yakni wukuf di Padang Arafah yang dijadwalkan pada tanggal 9 dzulhizah mendatang. Untuk itu kami mohon doa dan restunya dari masyarakat Rejang Lebong," tukasnya.
Sumber: