Rahasia Rumah Hoki di Tahun Kuda Api 2026, Simak Saran Pakar Feng Shui
Rahasia Rumah Hoki di Tahun Kuda Api 2026, Simak Saran Pakar Feng Shui--
CURUPEKSPRESS.COM - Memasuki tahun 2577 Kongzili yang bertepatan dengan Tahun Kuda Api 2026, perbincangan mengenai penataan rumah menurut prinsip Feng Shui kembali menjadi perhatian masyarakat. Berdasarkan informasi yang dimuat di rri.co.id, pengaturan interior rumah pada periode ini diyakini berperan penting dalam menghadirkan energi positif, menarik keberuntungan, serta menjaga keharmonisan keluarga sepanjang tahun.
Dalam laporan tersebut, pakar Feng Shui Yulius Fang menegaskan bahwa fondasi utama sebelum melakukan perubahan besar pada tata ruang adalah memastikan rumah berada dalam kondisi rapi, bersih, dan terang. Menurutnya, kerapian tidak sekadar berarti tertata secara visual, tetapi juga bebas dari barang-barang yang menumpuk dan tidak terpakai. Barang yang berserakan dinilai dapat menghambat aliran energi di dalam rumah. Sementara itu, kebersihan mencakup kondisi lantai, dinding, dan perabot yang terawat. Apabila terdapat bagian rumah yang tampak kusam atau kotor, pengecatan ulang dianjurkan agar suasana kembali segar dan nyaman.
Aspek pencahayaan juga menjadi perhatian utama. Rumah yang terang melambangkan keterbukaan dan semangat hidup. Jika terdapat sudut ruangan yang gelap, pemasangan lampu tambahan disarankan untuk menciptakan suasana yang lebih hidup. Namun, penggunaan lampu tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Saat waktu istirahat, lampu sebaiknya dimatikan agar kualitas tidur tetap terjaga dan keseimbangan energi tidak terganggu.
BACA JUGA:Tak Hanya Bumbu Dapur, Ini Manfaat Daun Kencur untuk Pernapasan dan Pencernaan
BACA JUGA:Tanda-Tanda IMS pada Wanita yang Wajib Diketahui Remaja dan Dewasa
Secara khusus, Yulius memberikan catatan mengenai area utara dan selatan rumah. Kedua sektor tersebut dianjurkan tetap dalam kondisi terang dengan penggunaan lampu berwarna putih. Warna putih dianggap netral dan mampu memantulkan cahaya secara optimal. Meski demikian, pada Tahun Kuda Api ini, renovasi di area tersebut sebaiknya dihindari. Perubahan struktur atau pembongkaran besar dikhawatirkan dapat memicu ketidakharmonisan energi yang sedang aktif pada sektor tersebut. Selain itu, area utara dan selatan juga tidak disarankan dijadikan kamar tidur. Penempatan ranjang yang tepat mengarah langsung ke mata angin tertentu pun sebaiknya dihindari guna meminimalkan potensi masalah, baik dari sisi kesehatan maupun keharmonisan keluarga.
Bagi individu dengan shio yang sedang mengalami kondisi ciong, yakni Tikus, Kerbau, Ayam, Kelinci, dan Kuda, imbauan untuk tidak melakukan renovasi menjadi semakin penting. Dalam situasi ciong, seseorang dipercaya lebih rentan menghadapi tantangan. Oleh karena itu, alih-alih melakukan perubahan besar pada hunian, sikap waspada, sabar, dan menjaga kestabilan dinilai lebih bijaksana. Prinsip ini mengajarkan bahwa tidak semua momentum tepat untuk ekspansi atau pembaruan, ada kalanya menjaga yang sudah ada justru lebih membawa kebaikan.
BACA JUGA:Puasa Tanpa Drama! Inilah Strategi Menjaga Keseimbangan Emosi Selama Ramadan
BACA JUGA:Aman atau Berbahaya? Ini Dampak Menghapus Aplikasi Bawaan di HP Android
Selain penataan ruang dan pencahayaan, dekorasi rumah juga turut diperhatikan. Bagi penghuni yang gemar menghadirkan unsur alami melalui tanaman, penempatan pohon buah atau tanaman berbunga lebat dianjurkan berada di sisi utara atau barat rumah. Tanaman yang rimbun melambangkan pertumbuhan dan kelimpahan. Sebaliknya, area barat daya, timur laut, tenggara, selatan, dan barat laut sebaiknya tidak digunakan untuk meletakkan dekorasi tersebut. Penempatan yang kurang tepat diyakini dapat menghambat aliran rezeki maupun keberuntungan terkait keturunan.
Secara keseluruhan, panduan ini tidak hanya berbicara mengenai tata letak fisik, tetapi juga menekankan pentingnya kesadaran dalam merawat hunian. Rumah bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang tumbuh bagi seluruh anggota keluarga. Kerapian, kebersihan, pencahayaan, serta penataan yang bijaksana mencerminkan kepedulian terhadap keseimbangan hidup. Dengan sikap hati-hati dan penuh pertimbangan, hunian diharapkan mampu menjadi sumber ketenangan, keberuntungan, dan keharmonisan keluarga sepanjang tahun.
Sumber: