Mengenal Plantar Fasciitis, Penyebab Tumit Sakit Saat Melangkah Pagi Hari
Nyeri kaki--
IST
Kondisi plantar fasciitis yang membuat penderitanya tidak nyaman untuk berjalan.
CURUPEKSPRESS.COM- Rasa nyeri tajam yang menusuk di area tumit saat melangkah pertama kali di pagi hari sering kali dianggap sebagai keluhan ringan akibat kelelahan. Namun, kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan, karena dapat menjadi tanda Plantar Fasciitis, salah satu gangguan pada telapak kaki yang cukup umum terjadi. Keluhan ini kerap dialami oleh individu yang memiliki aktivitas berjalan atau berdiri dalam waktu lama, terutama tanpa dukungan alas kaki yang memadai.
Meskipun terlihat sepele, nyeri pada tumit akibat Plantar Fasciitis dapat memberikan dampak signifikan terhadap kualitas hidup. Rasa sakit yang muncul tidak hanya mengganggu kenyamanan saat berjalan, tetapi juga dapat membatasi aktivitas harian, bahkan menurunkan produktivitas. Dokter Spesialis Ortopedi (Tulang dan Traumatologi) Pain Management Center Mayapada Hospital Bogor, dr. Mohammad Tsani Musyafa, M.Kes., Sp.OT, menjelaskan bahwa kondisi ini perlu dikenali sejak dini agar tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.
Plantar Fasciitis merupakan kondisi peradangan pada jaringan ikat yang disebut plantar fascia, yaitu jaringan yang membentang dari tumit hingga ke jari-jari kaki dan berfungsi menopang lengkungan kaki. Peradangan ini dapat menyebabkan rasa nyeri yang muncul secara bertahap maupun mendadak. Umumnya, nyeri akan semakin terasa saat kaki digunakan untuk berjalan atau menopang berat badan.
BACA JUGA: Bukan Cuma Faktor Usia, Gaya Hidup Ini Picu Nyeri Punggung Bawah
BACA JUGA: Sumber Mikroplastik dalam Makanan Sehari-hari yang Perlu Diwaspadai
Menurut dr. Tsani, peradangan pada plantar fascia dapat menyebabkan jaringan di sekitarnya mengalami pembengkakan dan penebalan. Kondisi tersebut berpotensi menekan saraf-saraf di area telapak kaki, sehingga menimbulkan nyeri yang cukup tajam, terutama saat kaki pertama kali digunakan setelah beristirahat. Apabila tidak ditangani dengan baik, nyeri dapat menyebar ke bagian atas kaki, bahkan hingga ke ujung jari.
Ciri khas Plantar Fasciitis adalah rasa nyeri menusuk di bagian bawah tumit yang paling terasa saat langkah pertama di pagi hari setelah bangun tidur. Selain itu, keluhan serupa juga dapat muncul setelah duduk terlalu lama, berdiri dalam durasi panjang, atau setelah melakukan aktivitas fisik tertentu, seperti olahraga.
Beberapa faktor risiko diketahui berperan dalam meningkatkan kemungkinan terjadinya Plantar Fasciitis. dr. Tsani menyebutkan bahwa kondisi ini lebih sering dialami oleh perempuan berusia di atas 40 tahun. Seiring bertambahnya usia, elastisitas jaringan di telapak kaki akan menurun, sehingga lebih rentan mengalami peradangan. Selain faktor usia dan jenis kelamin, tekanan berulang pada tumit akibat aktivitas fisik seperti lari jarak jauh, balet, dan senam aerobik juga dapat menjadi pemicu.
Tidak hanya itu, individu dengan bentuk kaki datar, lengkungan kaki yang terlalu tinggi, atau pola berjalan yang tidak normal memiliki risiko lebih besar mengalami Plantar Fasciitis. Faktor pekerjaan yang menuntut seseorang untuk berdiri dalam waktu lama, penggunaan alas kaki yang tidak memberikan dukungan optimal, serta kondisi obesitas atau peningkatan berat badan turut memperbesar tekanan pada telapak kaki dan memperparah keluhan.
Sementara itu, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Mayapada Hospital Surabaya, dr. Reyner Valiant Tumbelaka, M.Ked.Klin., Sp.O, menegaskan bahwa Plantar Fasciitis umumnya bukan kondisi yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Pada banyak kasus, keluhan dapat membaik dalam beberapa bulan dengan perawatan sederhana di rumah. Langkah-langkah yang dapat dilakukan meliputi mengistirahatkan kaki, mengompres area nyeri dengan es, serta melakukan peregangan otot kaki secara rutin.
Sumber: