DEMA IAIN Curup Prihatin Soal Kasus Penganiayaan Guru

DEMA IAIN Curup Prihatin Soal Kasus Penganiayaan Guru

M Dio Putra--

PENDIDIKAN, CURUPEKSPRESS.COM Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup yang diKetuai oleh M Dio Putra mengaku prihatin atas terjadinya percekcokan antara guru dan siswa serta orang tua siswa di wilayah kabupaten Rejang Lebong sehingga menimbulkan korban.

Dan pihaknya meminta dengan tegas kepada Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong agar bisa menyelesaikan permasalahan tersebut, serta dapat mengantisipasi agar kejadian tersebut tidak ada lagi tragedi kembali.

Dikatakan Dio bahwa elemen yang terpenting dalam lembaga pendidikan adalah hubungan antara guru dan siswa, yang mana peran guru sangat penting dalam membentuk karakter siswa serta menginternalisasikan nilai-nilai etika, moral, dan akhlak.

"Sebagai pengontrol sosial yang peduli akan fakta/isu yang berdampak pada masyarakat, kami DEMA IAIN Curup mengecam keras segala bentuk  tindakan kekerasan kepada guru dan memastikan harus adanya tindak lanjut secara hukum oleh lembaga yang berwenang akan tragedi kekerasan tersebut hingga tuntas.agar bisa dijadikan bahan pembelajaran dan memberikan efek jera,sehingga tragedi serupa tidak akan terulang kembali," ujar Dio

Dikatakan Dio bahwa kejadian tersebut sangat mencoreng citra budaya bangsa Indonesia yang mana adat serta budaya sopan satunya diakui oleh negara lain. Sehingga pihaknya mengharapkan adanya tindakan untuk bisa menyelesaikan permasalahan tersebut.

BACA JUGA:

"Saat ini sudah sangat nampak bahwa generasi muda atau siswa yang cenderung kehilangan etika dan sopan santun terhadap guru. Bahkan terhadap orang tua, bahkan seringkali siswa tidak lagi menganggap guru sebagai panutan, seorang yang memberikan ilmu dan pengetahuan yang patut dihormati dan dipatuhi, selain itu juga guru di sekolah selain bertugas untuk mengajarkan materi pelajaran, juga harus bisa mendidik siswa tersebut untuk bisa menjadi pribadi yang baik, sehingga dalam menjalankan perannya tersebut, guru dituntut harus bisa mengayomi semua siswanya," jelas Dio.

Sementara selain meminta secepatnya menyelesaikan permasalahan tersebut, Dio juga mengingatkan masyarakat Rejang Lebong agar lebih mengutamakan prinsip musyawarah dan mufakat dalam  menyelesaikan suatu permasalahan, sehingga bisa menyelesaikan permasalah tersebut dengan baik.

"Problematika pada lembaga pendidikan saat ini sudah menjadi momok mengerikan terhadap keberlanjutan pendidikan yang sehat ataupun normal, terkhusus di bidang kesejahteraan pendidikan karena masih terdapat kekerasan pada lembaga pendidikan baik terhadap guru maupun siswa, untuk itu kami DEMA IAIN Curup meminta dengan tegas kepada Pemkab Rejang Lebong terkhusus lembaga yang menangani persoalan pendidikan untuk bisa menginisiasikan metode ataupun cara mengantisipasi agar tidak ada kejadian serupa yang menimpah lembaga pendidikan Kabupaten Rejang Lebong ini," pungkasnya. 

BACA JUGA:

Sumber: