Simak Baik-baik, Ini Pernyataan Terbaru BKN Soal Pengangkatan PPPK Guru 2023

Simak Baik-baik, Ini Pernyataan Terbaru BKN Soal Pengangkatan PPPK Guru 2023

ilustrasi sccn-ist-

CURUPEKSPRESS.COM - Badan Kepagawaian Nasional atau BKN resmi menutup pendaftaran CPNS 2023 dan PPPK pada tanggal 11 Oktober pukul 23.59 WIB. Diketahui hingga hari pendaftaran terakhir tersebut, sedikitnya ada 439.020 pelamar PPPK guru tahun 2023 yang terdaftar di portal SSCASN

Dari jumlah itu, sebanyak 344.055 orang memenuhi syarat (MS), sementara 21.386 orang lainnya diketahui tidak memenuhi syarat (TMS). Di sisi lain 73.579 peserta PPPK guru masih menunggu proses verifikasi.

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) BKN, Suharmen bahwa pelamar prioritas satu (P1) tidak akan melakukan ujian CAT (computer assisted test) lagi. Mereka hanya perlu menunggu penempatan. Namun, Deputi Suharmen menegaskan bahwa tidak semua pelamar P1 akan ditempatkan.

Honorer K2 dan guru honorer negeri yang telah berdinas selama minimal 3 tahun tetap harus mengikuti ujian CAT. Deputi Suharmen menyatakan bahwa mereka akan diberikan berbagai bentuk afirmasi. Salah satu contohnya adalah bahwa mereka tidak akan dikenakan passing grade (PG). Dalam hal ini, kelulusan akan didasarkan pada peringkat atau ranking mereka setelah hasil ujian keluar.

Penentuan kelulusan bagi honorer K2 dan guru honorer negeri yang telah berdinas selama minimal 3 tahun akan dilakukan melalui peringkat sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KepmenPAN-RB) Nomor 649 Tahun 2023.

Sebelumnya, BKN telah mengumumkan data pelamar PPPK guru 2023 yang terdaftar di portal SSCASN hingga tengah malam pada tanggal 11 Oktober, dengan jumlah keseluruhan pelamar mencapai 439.020 individu. Dari jumlah tersebut, 344.055 orang telah memenuhi persyaratan (MS), sementara 21.386 orang tidak memenuhi persyaratan (TMS).

BACA JUGA:5 Keuntungan Menjadi PPPK 2023, Honorer Wajib Tau

BACA JUGA:Pendaftaran Ditutup, Ini 6 Pertanda Kamu Tidak Lolos PPPK 2023

Deputi Suharmen menunjukkan bahwa ada 73.579 peserta PPPK guru yang masih dalam proses verifikasi. Ini berarti kemungkinan masih terbuka untuk penambahan jumlah peserta yang dinyatakan TMS (tidak memenuhi syarat) atau MS (memenuhi syarat), karena proses verifikasi masih berlangsung. Bagi peserta yang dinyatakan TMS, mereka tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya karena tidak memenuhi kriteria yang diperlukan.

Menurut data BKN yang diungkapkan, ada lima kabupaten di mana jumlah pelamar PPPK guru sangat minim. Kabupaten-kabupaten tersebut adalah Puncak, Berau, Jombang, Purbalingga, dan Gorontalo. Dalam Kabupaten Gorontalo, hanya ada satu orang yang mendaftar. Sementara, di Kabupaten Puncak terdapat 19 pelamar, Berau 16 pelamar, Jombang 9 pelamar, dan Purbalingga 7 pelamar.

Pelamar terbanyak terdistribusi di lima wilayah, yaitu Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Lampung, Kabupaten Bima, Kabupaten Bogor, dan Provinsi Jawa Barat. Sementara itu,  peserta yang submit di lima daerah dengan jumlah terbanyak diketahui 

 Pemprov Sumatera Utara 10.155, Pemprov Lampung 7.075, Pemkab Bima 6.901 Pemkab Bogor 5.725 dan Pemprov Jabar 5.644. 

Sumber: