Yuk Kenalan dengan Camilan Tradisional Berbahan Tepung Kacang Hijau

 Yuk Kenalan dengan Camilan Tradisional Berbahan Tepung Kacang Hijau

Yuk Kenalan dengan Camilan Tradisional Berbahan Tepung Kacang Hijau--

CURUPEKSPRESS.COM - Tepung kacang hijau merupakan salah satu bahan pangan tradisional yang memiliki peran penting dalam khazanah kuliner Indonesia. Bahan ini diperoleh dari kacang hijau yang dikeringkan lalu diolah menjadi tepung halus. Selain mudah diolah, tepung kacang hijau juga dikenal kaya akan protein nabati, serat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Cita rasanya yang khas, yakni perpaduan gurih dan sedikit manis membuat tepung ini sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar berbagai camilan tradisional.

Seperti yang dikutip dari NewBytes Bahasa, berikut ini lima camilan populer di Indonesia yang menggunakan tepung kacang hijau sebagai bahan utama atau campuran, sekaligus mencerminkan kreativitas masyarakat dalam mengolah pangan lokal.

1. Kue Cubir Kacang Hijau

Kue cubir merupakan jajanan tradisional berbentuk persegi kecil dengan tekstur lembut dan rasa manis. Pada variasi kue cubir kacang hijau, tepung kacang hijau yang telah disangrai ditambahkan ke dalam adonan. Proses penyangraian ini bertujuan untuk memperkuat aroma serta memberikan rasa khas yang lebih mendalam. Bahan-bahan lain yang digunakan relatif sederhana, seperti gula, santan, dan daun pandan. Kombinasi bahan tersebut menghasilkan kue cubir dengan aroma harum, rasa legit, serta tekstur empuk yang disukai berbagai kalangan.

BACA JUGA: Honda Brio Satya S CVT Resmi Meluncur, Ini Daftar Harga Lengkap Mobil LCGC Januari 2026

BACA JUGA: Sakit Kepala Saat Haid, Normal atau Berbahaya ? Ini Penjelasannya

2. Klepon Kacang Hijau

Klepon dikenal sebagai bola-bola ketan berisi gula merah cair yang dilapisi kelapa parut. Inovasi dengan menambahkan tepung kacang hijau ke dalam adonan klepon memberikan variasi rasa yang menarik. Sebagian tepung ketan digantikan dengan tepung kacang hijau sangrai sehingga klepon tetap kenyal, tetapi memiliki sentuhan rasa gurih yang lebih kuat. Perpaduan antara manisnya gula merah dan gurihnya kacang hijau menciptakan sensasi rasa yang berbeda tanpa menghilangkan ciri khas klepon tradisional.

3. Serabi Solo Kacang Hijau

Serabi Solo pada umumnya dibuat dari campuran tepung beras dan santan yang dimasak di atas wajan kecil. Penggunaan tepung kacang hijau sangrai sebagai campuran adonan memberikan dimensi rasa baru pada serabi. Teksturnya menjadi lebih padat, sementara aromanya semakin kaya. Serabi ini biasanya disajikan dengan kuah kinca berbahan dasar gula merah, yang menambah cita rasa manis dan legit. Perpaduan rasa gurih dari kacang hijau dan manis dari kuah kinca menjadikan serabi ini semakin menggugah selera.

4. Bubur Sumsum Kacang Hijau

Bubur sumsum merupakan hidangan penutup yang terkenal dengan teksturnya yang lembut dan rasa gurih dari santan. Dengan menambahkan tepung kacang hijau sangrai ke dalam adonan, bubur sumsum mengalami pengembangan rasa yang lebih kompleks. Setiap suapan memberikan sensasi lembut dengan sentuhan gurih khas kacang hijau. Sajian ini biasanya dilengkapi dengan saus gula merah cair yang memberikan keseimbangan rasa manis dan gurih, sehingga cocok dinikmati sebagai makanan penutup maupun camilan ringan.

BACA JUGA: Minuman Bersoda untuk Berbuka Puasa, Ini Fakta dan Risikonya

BACA JUGA: Yamaha Buka 2026 dengan Penyegaran Lexi LX 155, Apa Saja yang Baru ?

Sumber: