Tips Tidur Sehat untuk Ibu Bekerja Selama Ramadan agar Tetap Fokus dan Berenergi
Tips Tidur Sehat untuk Ibu Bekerja Selama Ramadan agar Tetap Fokus dan Berenergi-ist-
CURUPEKSPRESS.COM - Memasuki bulan Ramadan, pola hidup ibu bekerja kerap mengalami perubahan yang cukup signifikan. Waktu bangun menjadi lebih awal untuk menyiapkan sahur, aktivitas malam hari bertambah karena ibadah, sementara tanggung jawab pekerjaan tetap berjalan seperti biasa. Kondisi ini membuat banyak ibu harus menyesuaikan kembali ritme hariannya. Sayangnya, dalam proses penyesuaian tersebut, waktu tidur sering kali menjadi hal pertama yang dikorbankan, padahal perannya sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan kestabilan mental.
Praktisi kesehatan tidur, dr. Andreas Prasadja, RSPGT, menjelaskan bahwa fungsi-fungsi penting otak, seperti konsentrasi, ketelitian, kestabilan emosi, hingga kemampuan mengambil keputusan, justru terbentuk ketika seseorang tidur. Kurang tidur dapat meningkatkan risiko kecerobohan, menurunkan fokus, serta membuat emosi menjadi lebih mudah tidak stabil. Hal ini tentu dapat memengaruhi produktivitas kerja maupun kualitas ibadah selama Ramadan.
Sejalan dengan hal tersebut, situs resmi Nahdlatul Ulama juga menekankan bahwa tidur memiliki peran penting dalam menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), dr. Syahrizal Syarif, turut menjelaskan bahwa tidur berkaitan erat dengan sistem kekebalan tubuh. Ketika seseorang kurang tidur, daya tahan tubuh dapat menurun sehingga tubuh menjadi lebih mudah lelah dan rentan terhadap gangguan kesehatan.
BACA JUGA: Pemutakhiran Data Tanah Dikebut, ATR/BPN Targetkan Layanan Digital yang Transparan
BACA JUGA:Jemaah Umrah Diminta Tak Mudah Tergiur Promo, Ini Pesan Penting dari Kemenhaj
Lalu, bagaimana cara mengatur waktu tidur agar ibu bekerja tetap dapat menjalani Ramadan dengan seimbang? Berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan.
1. Mengatur pola makan sahur dan berbuka
Pola makan yang teratur dan seimbang berperan besar dalam menunjang kualitas tidur. Saat sahur, pastikan kebutuhan cairan tubuh tercukupi dan konsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, serat, serta sayuran. Sahur dapat diawali dengan camilan ringan seperti buah, lalu dilanjutkan dengan makanan utama.
Ketika berbuka, sebaiknya memulai dengan air putih atau makanan ringan, kemudian tetap mengonsumsi makanan utama pada malam hari. Hindari melewatkan sahur dan makan malam karena hal ini dapat memengaruhi stamina dan kualitas istirahat.
2. Menyederhanakan rutinitas harian
Beban peran ganda antara pekerjaan dan urusan rumah tangga dapat membuat ibu bekerja lebih cepat merasa lelah. Oleh karena itu, selama Ramadan tidak ada salahnya menyederhanakan rutinitas. Frekuensi mencuci dan menyetrika pakaian dapat dikurangi, pekerjaan rumah tidak harus diselesaikan sekaligus, dan memanfaatkan layanan pesan antar makanan juga dapat menjadi solusi praktis. Rutinitas yang lebih ringan membantu menjaga energi dan suasana hati sepanjang hari.
3. Membiasakan tidur lebih awal
Tidur lebih awal menjadi langkah penting karena waktu bangun selama Ramadan cenderung lebih pagi. Pola tidur yang baik selama bulan puasa bahkan dapat menjadi awal terbentuknya kebiasaan sehat di bulan-bulan berikutnya. Setelah salat Subuh, sebaiknya tidak kembali tidur karena dapat menyebabkan tubuh terasa lemas. Waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk aktivitas ringan yang membantu meningkatkan energi.
BACA JUGA: Skincare PDRN Lagi Viral, Ini Manfaat dan Fakta yang Perlu Kamu Tahu
Sumber: