Pemkab Siapkan Rp4,2 Miliar Perbaiki Tiga Titik Drainase Rusak di Rejang Lebong
Kondisi Drainase yang jebol di jalan cokro talang rimbo baru-razik/ce-
CURUPEKSPRESS.COM - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) akan melakukan perbaikan tiga titik gorong-gorong yang rusak dan membahayakan di wilayah perkotaan Curup. Perbaikan ini direncanakan terealisasi pada tahun anggaran 2026 dengan anggaran sekitar Rp4,2 miliar yang telah disetujui dalam APBD.
Kepala DPUPRPKP Rejang Lebong, Hary Eko Purnomo, ST, menyatakan ketiga gorong-gorong tersebut sudah mengalami kerusakan sejak tahun sebelumnya dan menjadi penyebab banjir serta gangguan arus lalu lintas ketika hujan deras melanda.
“Salah satu titik terparah berada di Jalan A. Marzuki depan Taman Siswa, kondisinya bahkan hampir putus sehingga jalan di sana sempat ditutup demi keselamatan pengguna,” ujar Hary, kemarin.
BACA JUGA: Soal Kasus Korupsi PDAM, Eks Bupati Rejang Lebong Dipanggil Kejari
BACA JUGA:Rumah Mantan Bupati Bando Amin Digeledah Jaksa, Dugaan Korupsi Lahan GOR Kepahiang Mencuat
Perbaikan akan dilaksanakan sebagai bagian dari Program Revitalisasi Drainase Tahap II di Kelurahan Talang Rimbo Baru. Rencana pekerjaan mencakup pengerukan saluran, pemasangan struktur penahan dinding, serta pembangunan gorong-gorong baru di beberapa titik yaitu dari Simpang 3 Mira Jalan Soeprapto hingga simpang Jalan Cokro dan dari simpang Taman Siswa menuju belakang Gedung Serba Guna Kelurahan Talang Rimbo Baru.
Diperkirakan luas pekerjaan mencapai lebih dari 1 kilometer dengan lebar gorong antara 1 ampai 2,5 meter. Hary menargetkan tahapan perbaikan dapat dimulai pada Mei 2026 setelah seluruh dokumen anggaran selesai diproses.
Bupati Rejang Lebong, H. M. Fikri, SE, M.AP, menegaskan perbaikan drainase di kota Curup merupakan prioritas pemerintah guna mengurangi potensi banjir dan mengembalikan kenyamanan masyarakat. Meskipun demikian, langkah itu dinilai harus dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
“Kami berkomitmen menyelesaikan perbaikan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan warga, walau memang prosesnya bertahap,” ungkap Bupati Fikri.
BACA JUGA:471 Hektare Target Belum Terpenuhi, 604 Hektare Lahan CSR di Kota Padang Masih Kering
Kerusakan gorong-gorong ini selama beberapa waktu terakhir sering memicu genangan air dan mengganggu aktivitas warga serta transportasi umum saat musim hujan. Kehadiran program perbaikan diharapkan memberi solusi menyeluruh dalam beberapa bulan ke depan.(CE7)
Sumber: