Penyebab Mata Perih dan Sulit Dibuka Pagi Hari
Mata berkedut-Disway,id-
CURUPEKSPRESS.COM - Banyak orang merasa cemas ketika bangun tidur dan mendapati mata terasa kering, perih, atau bahkan sulit dibuka. Reaksi spontan yang sering muncul adalah langsung meneteskan obat mata apa pun yang tersedia. Kebiasaan ini sebenarnya berisiko, karena tidak semua tetes mata cocok untuk semua jenis keluhan. Penanganan yang salah dapat memperburuk kondisi dan memicu iritasi lebih lanjut.
Menurut Dokter Spesialis Mata dari JEC Eye Hospitals and Clinics, dr. Eka Octaviani Budiningtyas, SpM, mata kering memiliki beragam penyebab dan tingkat keparahan sehingga tidak dapat ditangani dengan satu jenis obat yang sama. Ia menjelaskan bahwa penanganan harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien agar hasilnya efektif dan tidak menimbulkan masalah baru.
Untuk gejala ringan, perawatan sederhana yang bisa dilakukan di rumah adalah kompres hangat. Kompres hangat berfungsi membantu membuka kembali saluran kelenjar meibom di kelopak mata. Kelenjar ini bertugas menghasilkan lapisan minyak (lipid) yang melindungi air mata agar tidak cepat menguap. Ketika kelenjar meibom tersumbat, lapisan minyak berkurang dan permukaan mata menjadi lebih cepat kering. Kondisi tersebut memicu rasa perih, panas, atau sensasi mengganjal.
Dr. Eka menegaskan bahwa suhu kompres sangat penting. Kompres hangat membantu melunakkan sumbatan, sedangkan kompres dingin justru dapat mempersempit saluran kelenjar sehingga penyumbatan bertambah parah. Penggunaan kompres dingin hanya dianjurkan pada kondisi bengkak akibat alergi atau peradangan tertentu, bukan untuk mata kering akibat disfungsi kelenjar meibom.
Selain kompres, air mata buatan dapat menjadi solusi untuk menggantikan kelembapan alami mata. Produk air mata buatan memiliki kandungan yang beragam, seperti sodium hyaluronate atau HPMC, dan masing-masing diformulasikan untuk tingkat kekeringan yang berbeda. Untuk itu, pemilihan produk sebaiknya berdasarkan rekomendasi dokter, terutama jika gejala tidak kunjung membaik.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli tetes mata. Beberapa jenis obat tetes mata mengandung pengawet yang jika digunakan jangka panjang dapat menyebabkan iritasi dan memperparah kondisi mata kering. Produk yang mengandung vasokonstriktor, berupa obat yang memutihkan mata secara instan, juga tidak dianjurkan untuk penggunaan rutin karena dapat menyebabkan efek rebound, yaitu mata menjadi lebih merah setelah efek obat hilang.
Bila keluhan sudah masuk kategori sedang hingga berat, mungkin diperlukan terapi tambahan seperti perawatan kelopak mata, pembersihan kelenjar meibom, atau tindakan medis tertentu. Pemeriksaan langsung menjadi langkah penting untuk mengetahui penyebab pasti, apakah disebabkan oleh kekurangan produksi air mata, gangguan lapisan minyak, peradangan, alergi, atau faktor lainnya.
Dr. Eka menambahkan bahwa gaya hidup memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan mata. Kebiasaan sehari-hari seperti kurang minum air putih, sering begadang, atau berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama dapat memicu atau memperparah mata kering. AC mengurangi kelembapan udara sehingga permukaan mata lebih cepat kehilangan cairan.
Aktivitas menatap layar dalam waktu lama juga menjadi salah satu penyebab tersering. Saat fokus pada gadget atau komputer, frekuensi berkedip menurun hingga setengah dari normal, membuat mata lebih cepat kering. Karena itu, ia menyarankan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek jauh sejauh 20 kaki (kurang lebih 6 meter) selama 20 detik. Langkah singkat ini membantu memberi jeda bagi mata untuk memproduksi kembali air mata alami.
Selain itu, menjaga kelembapan ruangan dengan humidifier dapat membantu mengurangi penguapan air mata. Asupan nutrisi juga berperan penting. Omega-3 dari ikan laut, alpukat, atau biji rami dapat mendukung produksi lapisan lipid alami sehingga membantu memperbaiki kualitas air mata.
Ia menekankan bahwa mata memerlukan perawatan sama seperti kulit. Bedanya, kulit kering terlihat jelas, sedangkan mata kering memberikan tanda melalui sensasi tidak nyaman. Jika dalam beberapa hari keluhan tidak membaik atau muncul nyeri saat membuka mata di pagi hari, pemeriksaan ke dokter harus segera dilakukan. Penundaan dapat menyebabkan komplikasi seperti erosi kornea, yang sangat menyakitkan dan dapat mengganggu penglihatan.
Dengan perawatan sederhana seperti kompres hangat, penggunaan air mata buatan yang tepat, kebiasaan berkedip, dan penyesuaian gaya hidup, mata kering bisa dikendalikan tanpa perlu panik. Yang dibutuhkan adalah perhatian kecil untuk menjaga keseimbangan alami tubuh.
Sumber: