Jika MotoGP Qatar Batal, Argentina Jadi Opsi
motoGP-Disway,id-
CURUPEKSPRESS.COM - Jet pribadi milik Cristiano Ronaldo dilaporkan meninggalkan Riyadh menuju Madrid di tengah memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah (Timteng).
Kepergian pesawat mewah tersebut langsung memicu spekulasi soal masa depan sang megabintang bersama Al-Nassr. Pesawat Bombardier Global Express 6500 senilai 61 juta poundsterling itu tercatat lepas landas dari Riyadh pada malam hari dan terbang hampir tujuh jam sebelum mendarat di Madrid, Spanyol.
Momen ini terjadi ketika ketegangan geopolitik di kawasan meningkat tajam, termasuk laporan serangan balasan yang menargetkan wilayah Arab Saudi.
Meski belum ada konfirmasi apakah Ronaldo dan keluarganya berada dalam penerbangan tersebut, langkah memindahkan aset berharganya dari zona konflik dinilai sebagai sinyal kewaspadaan serius terhadap situasi keamanan.
Situasi panas di kawasan berdampak langsung pada stabilitas kompetisi Liga Pro Saudi.
Sejumlah pemain asing disebut mempertimbangkan langkah serupa demi keamanan.
Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, yang kini tinggal di Dubai, bahkan mengungkapkan kekhawatirannya terhadap eskalasi konflik.
Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa sejumlah figur besar sepak bola Eropa mulai berhitung ulang soal masa depan mereka di Timur Tengah. Di luar faktor keamanan, Ronaldo juga disebut tengah menghadapi konflik internal dengan manajemen Al-Nassr.
Ia absen dalam dua laga penting melawan Al-Riyadh dan Al-Ittihad, serta sebelumnya mengalami cedera otot saat menghadapi Al-Fayha.
Laporan menyebutkan CR7 tidak puas dengan campur tangan Public Investment Fund (PIF) dalam kebijakan klub.
Namun, pihak liga menegaskan bahwa tidak ada satu pemain pun yang bisa menentukan arah kebijakan di luar kewenangannya.
Pernyataan tersebut dianggap sebagai pesan tegas bahwa meski Ronaldo adalah ikon global, sistem sepak bola Saudi tidak akan dikendalikan oleh satu individu. Secara kontrak, Ronaldo masih terikat hingga Juni 2027.
Namun peluang hengkang lebih cepat tetap terbuka. Untuk pergi lebih awal, klausul pelepasan senilai 43 juta poundsterling,harus diaktifkan angka fantastis untuk pemain berusia 41 tahun.
Nama Sporting CP sempat dikaitkan sebagai destinasi emosional, namun kendala finansial membuat opsi tersebut sulit terwujud. Skenario paling realistis adalah pemutusan kontrak secara damai pada 2026 atau lebih cepat jika kedua pihak mencapai kesepakatan.
Sumber: