Makan Banyak Tapi Tetap Kurus

Makan Banyak Tapi Tetap Kurus

Mitos atau Fakta? Makanan Lezat dan Hubungannya dengan Kenaikan Berat Badan-ist-

 

CURUPEKSPRESS.COM - Sebagian orang merasa telah makan dalam jumlah yang cukup, bahkan cenderung banyak, tetapi berat badan tetap sulit bertambah. Kondisi ini sering menimbulkan kebingungan, terutama ketika orang di sekitarnya justru mengalami kenaikan berat badan dengan pola makan yang sama. Padahal, dal

m dunia medis, fenomena ini memiliki penjelasan yang cukup jelas.

Menurut berbagai sumber kesehatan, salah satunya yang dijelaskan dalam platform kesehatan Halodoc, berat badan seseorang sangat dipengaruhi oleh keseimbangan antara kalori yang masuk ke dalam tubuh dan kalori yang digunakan atau dibakar oleh tubuh. Jika kalori yang dibakar lebih besar daripada yang dikonsumsi, maka berat badan akan cenderung sulit meningkat, meskipun seseorang merasa telah makan dalam porsi yang banyak.

Selain itu, terdapat beberapa faktor lain yang dapat memengaruhi kondisi tersebut. Faktor-faktor ini dapat berasal dari genetik, gaya hidup, hingga kondisi kesehatan tertentu yang memengaruhi sistem metabolisme tubuh.

Berikut beberapa penyebab umum mengapa seseorang tetap kurus meskipun makan dalam jumlah banyak.

1. Faktor Genetik dan Tipe Tubuh

Salah satu penyebab utama tubuh tetap kurus adalah faktor genetik. Setiap orang memiliki tipe tubuh yang berbeda-beda. Dalam ilmu kesehatan, terdapat tipe tubuh yang dikenal sebagai ectomorph, yaitu tipe tubuh yang secara alami memiliki metabolisme lebih cepat dibandingkan tipe tubuh lainnya.

Orang dengan tipe tubuh ini cenderung membakar kalori dengan lebih cepat, bahkan ketika sedang beristirahat. Akibatnya, kalori yang masuk dari makanan lebih cepat diubah menjadi energi daripada disimpan sebagai cadangan lemak. Hal inilah yang membuat individu dengan tipe tubuh ectomorph sering kali mengalami kesulitan untuk menambah berat badan atau membentuk massa otot.

Kondisi ini umumnya bersifat alami dan tidak berbahaya, selama tubuh tetap mendapatkan nutrisi yang cukup serta tidak mengalami keluhan kesehatan lainnya.

2. Aktivitas Fisik yang Tinggi

Aktivitas fisik yang intens juga dapat menjadi alasan mengapa berat badan sulit meningkat. Seseorang yang sering melakukan olahraga berat, bekerja dengan aktivitas fisik tinggi, atau memiliki gaya hidup yang sangat aktif akan membakar kalori dalam jumlah besar setiap harinya.

Jika jumlah kalori yang dikonsumsi tidak sebanding dengan kalori yang dikeluarkan, maka tubuh akan mengalami defisit energi. Dalam kondisi ini, tubuh akan menggunakan cadangan energi yang ada sehingga berat badan tidak bertambah, bahkan bisa menurun.

Oleh karena itu, orang dengan aktivitas fisik tinggi biasanya membutuhkan asupan kalori yang lebih besar dibandingkan orang dengan aktivitas yang lebih ringan. Pemenuhan nutrisi yang seimbang, termasuk karbohidrat, protein, dan lemak sehat, sangat penting untuk menjaga keseimbangan energi dalam tubuh.

Sumber: