Apakah Anak Indigo Benar-Benar Ada? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 24-01-2025,17:00 WIB
Reporter : Sari Apriyanti
Editor : Sari Apriyanti

Oleh karena itu, beberapa orang mungkin menganggapnya sebagai anak indigo.Selain itu, dalam ilmu saraf, ada fenomena yang disebut sensory processing sensitivity (SPS), di mana individu memiliki kepekaan yang lebih tinggi terhadap rangsangan dari luar, baik itu emosi, cahaya, atau suara. 

Ini dapat menjelaskan mengapa beberapa orang merasa lebih sensitif terhadap hal-hal yang tidak bisa dirasakan oleh orang kebanyakan, seperti energi atau aura.

Mitos atau Fakta?

Meskipun belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk mendukung klaim tentang anak indigo, fenomena ini tidak bisa dianggap remeh. Banyak orang yang merasa bahwa mereka memiliki pengalaman atau perasaan yang sesuai dengan deskripsi anak indigo, dan hal ini sering kali membuat mereka merasa lebih istimewa. 

Namun, pakar neurologi, Dr. David Eagleman, menjelaskan bahwa otak manusia memang bisa memproses informasi dalam cara yang sangat unik, dan terkadang, kemampuan tertentu yang dianggap "istimewa" bisa jadi adalah hasil dari otak yang berkembang secara berbeda.

BACA JUGA:Bukan Mistis, Inilah Penyebab Kamu Sering Terbangun Tengah Malam

BACA JUGA:Kental Dengan Kisah Mistis, Tembok Penuh Darah Benteng Marlborough di Bengkulu

Sampai saat ini, masih belum ada penjelasan ilmiah yang sepenuhnya memadai untuk mengonfirmasi keberadaan anak indigo. Namun, ini tidak berarti bahwa kemampuan khusus yang dimiliki oleh sebagian orang itu tidak nyata.

Bisa jadi, apa yang kita sebut sebagai anak indigo hanyalah variasi dari cara otak manusia bekerja. Kecerdasan luar biasa, kemampuan intuitif, atau kepekaan terhadap dunia sekitar mungkin hanya merupakan aspek dari spektrum normal perkembangan manusia.

Yang penting, daripada terjebak dalam label atau klaim tertentu, lebih baik kita fokus untuk mendukung anak-anak yang menunjukkan bakat atau sensitivitas luar biasa untuk berkembang dengan cara yang sehat. Terlebih lagi, orang tua dan pendidik perlu lebih memahami karakteristik masing-masing anak tanpa terlalu mengaitkannya dengan konsep tertentu yang belum terbukti secara ilmiah.

Kategori :

Terpopuler