4. Pengaruh terhadap Kehamilan dan Janin
Bagi ibu yang lagi hamil nikotin memiliki efek yang sangat berbahaya. Ketika ibu mengonsumsi nikotin melalui merokok atauun produk tembakau lainnya zat ini dapat berakibat menembus plasenta dan mempengaruhi perkembangan janin.
Efek yang bisa timbul termasuk pada kelahiran prematur, berat badan lahir rendah dan gangguan perkembangan otak. Selain itu merokok saat hamil juga meningkatkan risiko terjadinya sindrom kematian bayi mendadak.
BACA JUGA:Dampak Negatif Merokok bagi Kesehatan: Apa yang Perlu Diketahui
BACA JUGA:Tips Ampuh Mengusir Bau Rokok dari AC Mobil
5. Meningkatkan Risiko Kanker
Nikotin sendiri tidak langsung menyebabkan kanker, namun keberadaannya dalam produk tembakau yang mengandung berbagai bahan karsinogenik meningkatkan risiko kanker secara signifikan. Nikotin dapat mempercepat perkembangan sel-sel kanker dengan memengaruhi sistem tubuh yang mengatur pertumbuhan sel.
Kanker yang terkait dengan konsumsi tembakau termasuk kanker paru-paru, kanker mulut, tenggorokan, pankreas, dan kandung kemih.
6. Efek pada Sistem Pencernaan
Nikotin bisa merangsang produksi asam lambung yang berlebihan, yang berpotensi menyebabkan masalah pencernaan seperti gastritis, maag, atau bahkan tukak lambung. Selain itu nikotin juga dapat memperburuk gejala pada penderita penyakit refluks gastroesofageal.
BACA JUGA:Alasan Jangan Merokok di Dalam Mobil
BACA JUGA:Inilah yang Terjadi pada Tubuh saat Berhenti Merokok
7. Dampak pada Kulit dan Penampilan
Nikotin dapat juga berdampak negatif pada kulit terutama dengan mengurangi aliran darah ke kulit yang mengurangi jumlah oksigen dan nutrisi yang diterima oleh sel-sel kulit. Hal ini dapat mempercepat proses menyebabkan kulit menjadi kusam, keriput, penuaan kulit dan kehilangan elastisitasnya.